Referensi

Jasa Web Design

Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts

Wednesday, July 16, 2014

Acara Peresmian Rute Penerbangan Surabaya - Jember (PP)
Untuk menjawab tantangan (MP3EI) Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, terutama dalam bidang menghubungkan daerah-daerah kecil dengan perkotaan, hari ini (16/Juli/2014) kementerian perhubungan replublik Indonesia meresmikan bandara yang berlokasi di Kota Jember dengan nama bandara Notohadinegoro.

Bandara seluas 120 hektare ini menjadi tempat singgah bagi pesawat-pesawat tujuan Surabaya-Jember, walaupun sejak peresmiannya hanya maskapai Garuda Indonesia yang terlihat, namun antusiasme warga jember sudah tinggi dengan habisnya penjualan tiket penerbangan perdana pada 16 Juli 2014.

Perlu diketahui bahwa penerbangan dengan rute Surabaya – Jember (PP) ini beroperasi hanya 1 kali sehari, namun jika selalu penuh (load factor) kemungkinan jumlah pesawat akan ditambah oleh Garuda Indonesia. Dalam jadwal yang diterima media, pesawat turboprop ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi kelas ekonomi ini akan terbang dari Surabaya setiap pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pukul 09.35 WIB. Lalu penerbangan dari Jember pukul 10.00 WIB dan tiba di Surabaya pukul 10.35 WIB.

Sementara itu, ada informasi yang diungkapkan pihak Garuda Indonesia bahwa peresmian rute dan badanra baru ini sempat tertunda beberapa kali, karena pemerintah sebagai pengelola bandara masih melakukan persiapan.

"Beberapa kali ditunda karena kami memastikan bandara sudah siap. Selain penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Jember, juga penerbangan komersial pertama ke Jember," ujar Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer di acara Peresmian Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Surabaya-Jember, Rabu (16/7/2014).

Dengan hadirnya rute baru Surabaya – Jember (PP) ini, masyarakat akan lebih hemat waktu. Cukup melakukan perjalanan kurang lebih 30 – 35 menit, hal ini jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan transportasi darat yang membutuhkan waktu sekitar 4 – 5 jam.

’’Jika lewat darat, perjalanan Jember-Surabaya 4–5 jam. Dengan Garuda Indonesia, hanya diperlukan 30–35 menit,’’ tutur Boedi Prihantoro, manajer area Garuda Indonesia di wilayah Jember-Banyuwangi.

Dalam acara peresmian ini, tampak dihadiri beberapa orang penting selain perwakilan Garuda Indonesia. Seperti Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko, Direktur Kebandarudaraan Bambang Tjahyono, dan para pemangku kepentingan lainnya.

"Saya berharap setelah penerbangan ini load factor-nya akan semakin bagus," tutur Bambang Susantono selaku Wakil Menteri Perhubungan Replublik Indonesia.

Wednesday, February 23, 2011

Melihat air terjun mungkin sudah hal biasa. Namun, bagaimana dengan "api terjun"? Inilah fenomena unik yang bisa dilihat di Horsetail Falls di Yosemite National Park, California. Api terjun itu terdapat di gugusan pegunungan Sierra Nevada, sebelah barat Danau Tahoe, memiliki ketinggian 2.000 kaki atau sekitar 600 meter.

"Api terjun" pada dasarnya merupakan air terjun, tetapi unik karena mendapatkan ekspos sinar matahari senja sehingga berkilauan kuning keemasan. Peristiwa ini sangat langka dan cuma beberapa hari dalam setahun, biasanya di bulan Februari, sinar matahari akan menyorot air terjun, menciptakan cahaya oranye bak api yang memukau.

Fenomena api terjun paling tepat disaksikan pukul 17.30 waktu setempat. Saat itu, cahaya matahari senja tepat menyinari batuan di sekitar air terjun. Di situlah keajaiban alam terjadi dan iluminasi natural tercipta. Namun, hal tersebut sulit disaksikan sebab memang merupakan salah satu fenomena alam yang paling jarang.

Source

Tuesday, November 2, 2010

Padang (ANTARA News) - Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat tahun 2011 akan lebih giat mengembangkan wisata bahari khususnya selancar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, pascagempa dan tsunami yang melanda daerah yang memiliki ombak bagus.

"Meskipun Mentawai dilanda gempa 7,2 SR dan disusul tsunami, tidak menyurutkan niat dari Dinas Pariwisata dalam mengembangkan wisata bahari untuk kembali meraih citra internasional," kata Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, di Padang, Selasa.

Gempa dan tsunami Mentawai, menurut Prita, tidak menjadi halangan untuk mengembangkan berbagai sektor produktif, termasuk sektor pariwisata.

Ia mengatakan olah raga selancar yang telah menjadi ikon Kepulauan Mentawai di mata Internasional, tidak akan berhenti dikembangkan karena Pulau Pagai Selatan terhempas tsunami.

Seluruh pulau Mentawai (Sipora, Sikakap, Pagai Utara dan Pagai selatan) memiliki 400 titik selanjar terbaik dan 23 diantaranya beskala internasional.

"Banyaknya titik selanjar terbaik yang dimiliki Kepulauan Mentawai akan tetap menjual nama pulau tersebut ke dunia internasional, hanya tinggal pengembangan dan pembenahan yang optimal," katanya.

Ia menjelaskan, beberapa pantai Mentawai yang dikagumi wisata selancar seperti Pantai Nyangnyang, Pantai Karang Bajat, Pantai Karoniki, dan Pantai Pananggelat Mainuk yang semuanya terletak di Kecamatan Siberut Selatan.

Sementara di Kecamatan Sipora menurut terdapat beberapa pantai seperti Pantai Katiet Bosua dan Pantai Selatan. Sedangkan di Kecamatan Pagai Utara terdapat Pantai Barat.(*)

Source

Thursday, July 29, 2010

Lebih dari seratus warga yang tinggal di pemukiman sekitar Jalan Dewi Sri Kuta terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka terendam banjir setinggi 1 meter. Dengan membawa pakaian dan barang-barang yang bisa diselamatkan, mereka mencari tempat yang lebih aman.

"Kosong, semua engak ada orang pada ngungsi di tempat aman," ujar Yanto, salah seorang warga yang tengah menyelamatkan diri dari banjir. Warga mencari tempat pengungsian yang tidak jauh dari rumah tinggal mereka sambil menunggu banjir surut.

Menurut Yanto, dalam setahun sudah terjadi 4 kali banjir besar seperti ini. Setiap hujan deras, tempat tinggalnya selalu tegenang air kiriman dari utara. "Tingginya satu meter, tapi biasanya kalo lebih besar bisa sampai mulut orang dewasa," jelasnya. "Nanti kalau hujan lagi banjirnya bisa lebih besar," pungkas Yanto sambil meninggalkan kawasan pemukiman tempat tinggalnya.

Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya sejak tadi malam mengakibatkan sejumlah kawasan terendam banjir dan yang cukup parah di sekitar kawasan wisata Kuta.

Source

Sunday, May 9, 2010

Manado - Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), akan menggelar karnaval kreasi anak yang bertema perdamaian pada Juli 2010, guna menumbuhkan dan mengembangkan kerativitas anak.

Pemrakarsa kegiatan Enoch Saul di Manado Minggu, mengatakan, berbagai kegiatan akan mewarnai karnaval kreasi anak perdamaian tersebut.

Enoch Saul mengatakan, kegiatan yang akan digelar antara lain pameran lukisan anak yang bertemakan obyek-obyek wisata di daerah itu, pergelaran seni tari tradisional maupun modern serta menyanyi.

Juga dilaksanakan lomba bercerita atau mendongeng dengan menggunakan dialek Manado, peragaan busana anak, pemilihan putra-putri teladan, lomba menghias layang-layang.

Festival kreasi anak "Manado Damai" tersebut dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Manado ke-387, hari anak serta menunjang program pemerintah kota yakni Manado Kota Pariwisata Dunia (MKPD) 2010.

"Pada kegiatan itu akan ada deklarasi dari anak-anak yakni Manado Kota Damai yang berisikan antara lain `hentikan kekerasan dan hentikan korupsi," kata Saul.

Enoch mengatakan, melalui festival ini, pada diri anak-anak akan tertanam rasa cinta damai.

Kegiatan ini juga untuk memotivasi anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakat melalui karya-karya yang dihasilkan seperti lukisan serta seni.(*)

Source

Tuesday, December 29, 2009

Jelang Tahun Baru, sejumlah hotel dan penginapan di kawasan-kawasan wisata favorit di Bali seperti Kuta, Legian, Jimbaran, dan Nusa Dua dipastikan penuh. Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengimbau kepada para wisatawan yang hendak liburan akhir tahun ke Bali agar tidak hanya bertujuan ke lokasi-lokasi tersebut.

"Sebaiknya jika ingin liburan ke Bali tidak hanya ke tempat yang itu-itu saja. Masih banyak lokasi lain yang tidak kalah bagus tapi masih sepi," kata Kepala Bidang Pengkajian dan Pengembangan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ketut Naria, di Legian, Bali.

Ia mengatakan, hotel dan penginapan di kawasan wisata seperti Lovina, Tanah Lot, Ubud, Candi Dase, dan Padang Bai, menjelang tahun baru ini baru terisi sekitar 20-30 persen. "Ini yang sering dilupakan wisatawan, kalau di Kuta sudah di bilang penuh, dikira semua tempat di Bali sudah penuh," ujarnya.

Ia juga menuturkan, selama ini memang sulit mengubah perilaku wisatawan agar mulai bergeser ke destinasi wisata lainnya di Bali. Menurutnya, seolah sudah terpatri di benak wisatawan kalau ke Bali mesti datang ke Kuta atau Legian. "Apalagi letaknya dekat Bandara, jadi kebanyakan arahnya (wisatawan) cuma ke sana," tambahnya.

Source

Saturday, October 10, 2009

Manado - Warga Minahasa pecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui kegiatan sailing pass 600 perahu `Bolotu` di Danau Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

"Kegiatan pemecahan rekor nasional itu sebagai bentuk kepedulian mengangkat Minahasa menjadi daerah tujuan wisata," kata Kabag Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Vicky Tanor, di Manado, Sulut, Sabtu.

Perahu nelayan Minahasa itu mengundang perhatian dan decak kagum para pengunjung Danau Tondano.

Perahu-perahu itu diatur mengelilingi Danau Tondano dari objek wisata Sumaru Endo di Kecamatan Remboken hingga finis di Desa Tasuka Kecamatan Kakas.

Kegiatan disponsori Pemkab Minahasa bersama Institut Kebudayaan Sulut yang dikoordinator Kombes Pol Benny Mamonto, akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan unik, seperti menangkap ikan tanpa bantuan alat apapun.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 600 peserta itu dinilai terbanyak dalam sejarah sailing pass di danau, sehingga pantas dan layak masuk Rekor Muri.

"Pemkab Minahasa akan terus mengembangkan dan memperkenalkan semua potensi daerah ditingkat nasional dan internasional, untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat, "kata Tanor didampingi Camat Remboken, Sammy Kaawoan.

Sementara itu, Mamonto mengatakan, kegiatan pemecahan rekor nasional itu untuk terus mempromosikan budaya dan potensi alam Sulut secara nasional dan internasional.

"Promosi budaya dan kekayaan alam menjadi harga mati bagi siapapun di Sulut, sehingga menjadi tujuan wisata lebih besar," katanya.(*)

Source

Thursday, May 14, 2009

Manado (ANTARA News) - Juru bicara kepresidenan Dino Patti Djalal mengatakan bahwa Konferensi Kelautan Dunia (WOC) 2009 merupakan suatu pertemuan politik komunitas kelautan dunia dalam kaitannya dengan perubahan iklim.

Hal itu dikemukakan oleh Dino di sela-sela persiapan pembukaan WOC 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Manado, Rabu malam.

"Di abad 21 ini untuk pertamakalinya masyarakat dunia utamanya komunitas kelautan dunia mengadakan pertemuan penting. Ini merupakan pertemuan politik dalam arti memberikan masukan kepada dunia internasional terutama dalam kaitannya dengan proses perundingan perubahan iklim," ujarnya.

Menurut Dino, WOC 2009 membahas bagaimana perubahan iklim mempengaruhi sistem kelautan dunia.

"Ada pandangan bahwa dalam proses perundingan perubahan iklim masalah kelautan belum terlalu banyak diintegrasikan dalam perdebatan itu," katanya.

Dengan WOC, kata dia, diharapkan apapun hasil konsensus global mengenai perubahan iklim masalah-masalah kelautan akan menjadi bagian dari solusi.

"Jadi ini adalah tujuan strategis yang akan dicapai WOC,... ini ada dampak riilnya tidak abstrak," ujarnya seraya menambahkan bahwa WOC juga berfungsi membahas kajian-kajian ilmiah tentang peran laut dalam menyerap karbon.

Ia juga mengatakan bahwa WOC 2009 adalah pertemuan pertama komunitas kelautan internasional sejak konvensi hukum laut PBB 1982.

Sementara itu terkait dengan Pertemuan puncak Kawasan Segitiga Terumbu Karang (CTI Summit), Dino mengatakan bahwa CTI adalah suatu inisiatif untuk melindungi sumber-sumber alam hayati di laut dan di pantai yang wilayahnya mencakup Indonesia, Filipina, Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon.

"Ini adalah suatu wilayah sangat luas yang membentuk segitiga dan di pandang orang sebagai amazon of the sea karena begitu banyak kekayaan hayati yang terkandung di dalamnya," katanya.

Dampak CTI, kata dia, dapat langsung dirasakan 120 juta penduduk di enam negara itu yang secara langsung maupun tidak menggantungkan hidup pada kawasan segitiga terumbu karang itu.

"Jadi dampak sangat riil bagi masyarakat kita, kelautan kita, ekosistem kita serta keberlangsungan hidup masyarakat di pesisir," katanya.

WOC, 11-15 Mei 2009, diharapkan oleh para pakar lingkungan hidup dapat mengarusutamakan isu laut sehingga masuk dalam agenda pembahasan pertemuan Panel Antarpemerintah PBB untuk Perubahan Iklim (Intergovermental Panel on Climate Change/IPCC) di Kopenhagen, Desember 2009.

Mereka juga berharap Deklarasi Kelautan Manado (Manado Ocean Declaration/MOD) menjadi kesepakatan politik antar negara untuk memperjuangkan laut dalam konvensi-konvensi internasional.

Hajatan kelautan dunia itu akan melibatkan 121 negara dan menghadirkan beberapa kepala negara serta tokoh internasional.

Putra mahkota dari Inggris dan Belanda, mantan Wapres Amerika Serikat Al Gore, hingga Sekjen PBB Ban Ki Moon pun diundang.

Tidak lupa berbagai lembaga internasional model USAID, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), World Wide Foundation (WWF), The Nature Conservancy (TNC), Conservancy International (CI), serta badan-badan PBB seperti UNESCO juga diundang.(*)

Source

Sunday, March 8, 2009

26 Maret Jangan ke Bali

Wisatawan mancanegara ataupun masyarakat Indonesia diingatkan agar tidak ke Bali pada Kamis (26/3). Pada hari itu umat di Bali Tapa Brata Penyepian menyambut Tahun Baru Saka 1931.

"Wisatawan yang ingin berlibur atau masyarakat yang merencanakan pergi ke Bali agar memajukan atau menunda sehari jadwal kedatangannya ke Bali karena pada saat itu semua sarana transportasi tidak aktif," kata Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi Provinsi Bali Ida Bagus Made Parsa di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan, semua armada penerbangan dan penyeberangan laut dari Bali ke berbagai tujuan ataupun sebaliknya tidak beroperasi selama 24 jam. Penghentian operasional mulai Kamis pukul 06.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita keesokan harinya.

Keempat pelabuhan laut di Bali yang meliputi Pelabuhan Benoa (Kota Denpasar), Celukan Bawang (Buleleng), Gilimanuk yang menghubungkan Bali-Jawa, dan Pelabuhan Padangbai yang menghubungkan Bali-Lembar, NTB, tidak beroperasi.

Ia menambahkan, pada waktu tersebut Bandara Internasional Ngurah Rai juga akan ditutup untuk semua jenis penerbangan, baik domestik maupun luar negeri.

Source

Sunday, January 11, 2009

Untuk mendapatkan buah durian terbaik atau yang matangnya pas tekniknya mencakup mencium (baunya), mendengar, dan menyentuh.

Hal pertama yang dilakukan yaitu pegang buah durian dengan dua telapak tangan Anda. Hati-hati dengan kulitnya yang tajam. Goyangkan buah itu dan dengar. Jika tidak terdengar suara, durian tersebut terlalu matang. Jika terdengar suara ketokan keras dari dalam dinding kulitnya, durian itu masih belum cukup matang. Suara yang seharusnya Anda dengar adalah suara ketokan yang halus.

Setelah itu cium baunya. Jika terasa bau mentah, seperti buah yang belum matang, durian itu boleh jadi belum matang. Jika baunya terlalu kuat dan menusuk, buah itu mungkin terlalu matang. Buah yang matang baunya semerbak tetapi tidak terlalu tajam.

Jika Anda membeli durian yang dibungkus atau dikemas, sentulah kulit durian dengan jari-jari Anda. Jika kulitnya terasa lunak dan lembut, buah itu matang dan siap dimakan. Jika terasa keras, buah itu belum matang. Silakan mencoba dan selamat berburu durian!

Source

This blog is supporting GrandParagon.com as a participants for Busby SEO Test.
Go Indonesia Blogger!!! *
Busby SEO Test is an SEO Contest from Busby - Web Solution*



Wednesday, November 5, 2008

Pemerintah akhirnya bisa memastikan tidak ada lagi penumpang pesawat yang berebut tempat duduk karena tiket pesawat tidak disertai dengan nomor urut kursi (no seat number). Sistem tempat duduk yang diterapkan oleh maskapai Indonesia AirAsia dan Citilink tersebut telah dicabut.

"Sekarang semua penumpang semua pesawat komersial telah ditentukan tempat duduknya. Jadi, tidak ada lagi no seat number," kata Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan Tri S Sunoko kepada PersdaNetwork di Jakarta, Senin (3/11).

Pelarangan no seat number itu sebenarnya diberlakukan setelah adanya Keputusan Menteri Perhubungan (KM) No 25 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara Niaga yang disahkan pada 25 Juni 2008.

"Namun, penerapannya menunggu maskapai yang bersangkutan menyesuaikan. Hal ini karena terkait dengan penomoran di tiket yang berkaitan dengan administrasi maskapai," kata Tri.

Menurut Tri, kedua maskapai penerbangan tersebut memang sejak awal telah diperingatkan adanya aturan baru tersebut karena itu mereka diminta untuk menyesuaikan. Baik Indonesia AirAsia maupun Citilink pun mematuhi aturan itu dan menerapkan number seat sejak pertengahan Oktober.

Sistem no seat number yang tidak mengenal nomor kursi penumpang itu memang menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang tidak setuju karena pola seperti ini dianggap tidak manusiawi karena penumpang harus berebut kursi seperti penumpang bus kota. Namun, ada yang setuju karena bila penumpang berebut kursi lebih cepat dapat tempat duduk sehingga proses boarding pesawatnya cepat dan efisien.

Source



Friday, August 15, 2008

Bogor (ANTARA News) - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor (PKT-KRB) di bawah otoritas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memiliki rumah anggrek (Orchid House), yang merupakan bagian dari koleksi tanaman di kebun raya itu.

Namun, khusus di pekarangan KRB juga terdapat beberapa jenis anggrek lainnya, dan salah satunya adalah "Grammathophyllum Speciosum Blume "(Giant Orchid) yang dikenal dengan "anggrek raksasa" atau dikenal pula dengan "anggrek tebu".

"Disebut dengan `anggrek tebu`, karena perawakannya yang mirip (tanaman) tebu," kata penanggung jawab Rumah Anggrek KRB, Eka Ratna kepada ANTARA News di Bogor, Kamis.

Eka Ratna menjelaskan rumah anggrek memiliki koleksi beragam jenis anggrek, baik dari Indonesia maupun dari mancanegara. Koleksi tersebut antara lain berbagai macam spesies anggrek mulai dari "Phalaenopsis", "Dendrobium", "Coelogyne", "Cymbidium", "Vanda", "Spathoglotis", "Phaius", "Mokara", "Oncidium", dan "Caheya".

Koleksi anggrek tersebut, katanya, ditanam di dua ruangan yaitu ruang hibrid dan ruang spesies. Di ruang hibrid sebagian jenis anggrek seperti "Phalaenopsis", "Dendrobium", "Cheya", "Ochidium", "Mokara", juga dapat dibeli masyarakat umum penggemar tanaman anggrek dengan kisaran harga mulai dari Rp20 ribu hingga Rp250 ribu.

Dikemukakannya bahwa tanaman anggrek Bulan adalah jenis anggrek yang banyak diminati oleh pengunjung.

"Bunga berwarna putih tersebut harganya Rp120 ribu per satu pot-nya," kata Eka sambil menambahkan bahwa jenis "Dendrobium" juga cukup banyak diminati oleh pembeli, dengan harga mulai Rp20 ribu rupiah hingga Rp70 ribu.

Selain menjual anggrek, pihaknya juga menjual tanaman lainnya seperti "Anturium".

Source

Thursday, July 17, 2008

JAKARTA - Fasilitas pariwisata sering dimanfaatkan orang-orang yang tak bertanggung jawab untuk eksploitasi seksual komersial anak (ESKA). Padahal, sejak awal, kepariwisataan Indonesia telah menolak segala bentuk eksploitasi seksual yang dilakukan di lingkungan pariwisata karena hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai etika dan moral bangsa, sebagaimana tertuang dalam UU No 9 Tahun 1990 tentang Pariwisata.

Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Firmansyah Rahim, mengatakan hal itu, pada Worshop Kampanye Penghapusan Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Lingkungan Pariwisata, Selasa (15/7) di Jakarta.

"Tugas melindungi dan membimbing anak-anak melekat pada kita semua tidak terkecuali pelaku di sektor pariwisata. Tanggung jawab tersebut melekat tidak saja pada orang tua anak, tetapi juga pada masyarakat dan industri pariwisata, di samping pada pemerintah, baik di pusat maupun di daerah," katanya.

Firmansyah Rahim menjelaskan, tahun 2004 di Vientiane, Laos, Kepala Pemerintahan dari 10 negara ASEAN telah menandatangani kesepakatan yang antara lain menyatakan tekad ASEAN untuk memerangi segala bentuk perdagangan dan Eksploitasi Seksual Komersial terhadap perempuan dan anak.

Kesepakatan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri-menteri Pariwisata ASEAN pada tahun 2006 di Davao, Philipina yang sepakat menyelenggarakan kampanye dan menyosialisasikan tekad ASEAN dalam hal menghapus perdagangan dan Eksploitasi Seksual Komersial Anak, terutama yang berlangsung melalui jalur-jalur dan di lingkungan pariwisata sendiri. Kampanye tersebut sejalan dengan tekad ASEAN untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba di kawasan ini.

Menurut Firmansyah, pembangunan ekonomi dan sosial dari negara-negara ASEAN pada hakekatnya banyak tergantung pada penerimaan dari sektor pariwisata. Berdasarkan data dari UN-WTO bahwa tahun 2006 menunjukkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke ASEAN mencapai 53,9 juta wisatawan (dengan devisa sebesar 40,6 miliar dollar AS.

"Data UNICEF menunjukkan bahwa di Indonesia 30 persen dari pekerja seks komersial berumur kurang dari 18 tahun, bahkan ada yang baru berumur 10 tahun. Sejumlah 40.000 sampai 70.000 anak Indonesia diperkirakan telah menjadi korban ESKA.

Mayoritas mereka telah dipaksa bekerja dalam perdagangan seks, dan telah terjadi peningkatan perdagangan anak baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Sehubungan dengan hal tersebut, maka ASEAN telah menunjuk organisasi Child Wise Tourism dari Australia untuk membantu kampanye pemberantassan ESKA di kawasan ASEAN, terutama di lingkungan ASEAN, termasuk juga di Indonesia.

Source



Wednesday, July 9, 2008

Nusa Dua: Cameron Hume, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, mengakui Indonesia kini aman dikunjungi. Bahkan, ancaman terorisme dalam beberapa tahun terakhir juga sudah berkurang. Demikian dikatakan Hume di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/7).

Hume menyatakan telah menginformasikan mengenai meningkatnya keamanan di Indonesia ke seluruh warga AS. Sementara Negeri Paman Sam sudah mencabut travel warning (anjuran untuk tidak berkunjung) ke Indonesia yang diberlakukan bagi warganya.

Namun, Hume menambahkan ancaman terorisme tetap ada. "Risiko itu memang tetap ada, buktinya penangkapan terorisme di Palembang," kata Hume. "Namun Kepolisian Indonesia berhasil menangkap sebelum melakukan kejahatan.". Bagi Hume, keberhasilan penangkapan teroris di Palembang adalah bukti positif bagi Polri.

Source



Saturday, July 5, 2008

Jakarta, 5/7 (ANTARA) - Jakarnaval 2008 dalam rangka peringatan HUT DKI Jakarta ke 481 akan digelar Sabtu malam, dengan menampilkan pawai lintas budaya, kendaraan hias dan pesta kembang api.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, dijadwalkan melepas Jakarnaval 2008 pukul 19.00 WIB di halaman depan gedung Balaikota Jakarta.

Wakil Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, Pemprov DKI Jakarta Agung Widodo mengatakan, acara karnaval ini akan menampilkan sejumlah atraksi seperti "drumband", pencak silat, pawai 22 mobil hias, delman, dan pesta kembang api.

Juga penampilan ondel-ondel dan seni tradisional lainnya seperti tanjidor, marawis dan lainnya.

"Acara ini akan dihadiri sekitar 300 undangan. duta besar, tokoh masyarakat, dan budayawan diundang untuk menghadiri perhelatan ini," katanya.

Rute yang akan dilewati mobil hias yakni dari Medan Merdeka Selatan menuju jalan Thamrin, diteruskan hingga jalan Sudirman dan berakhir di jembatan Semanggi. Sementara pawai dengan berjalan kaki berakhir di bunderan Hotel Indonesia.

Diperkirakan ribuan warga Jakarta akan menyaksikan karnaval tersebut.

Sementara itu, aktivitas persiapan Jakarnaval 2008 telah tampak sejak Sabtu pagi. Sejumlah orang mulai memasang pagar untuk membatasi trotoar dengan jalan Medan Merdeka Selatan. Pagar juga dipasang untuk membatasi jalur hijau dengan jalan.

Beberapa kendaraan hias telah diparkir rapi di jalan Medan Merdeka Timur. Terlihat sejumlah orang sedang memeriksa kondisi kendaraan hias dan memasang hiasan.

Source



Jakarta: Pemilihan Abang dan None DKI Jakarta untuk ke-37 kalinya kembali digelar, di Jakarta, Jumat (4/7) malam. Abang Medha Satyarengga dan None Million Sekarsari akhirnya terpilih sebagai Abang dan None Jakarta 2008. Kedua finalis yang berasal dari Jakarta Pusat dan Jakarta Barat ini mengalahkan 34 finalis lainnya.

Sebelum memasuki tahap final, ke-36 finalis ini telah melewati tes etika dan kepribadian. Mereka juga harus memiliki pemahaman tentang sejarah dan kebudayaan Betawi. Karena Abang dan None yang terpilih akan menjadi duta wisata Jakarta, berbagai pengetahuan mengenai kepariwisataan Jakarta dan kemampuan bahasa asing menjadi modal untuk menjadi finalis Abang None.

Selain Abang dan None Jakarta, terpilih pula Erlangga Xavier Dominic dari Jakarta Pusat dan Deasy B Priadi dari Jakarta Selatan sebagai Abang dan None terfavorit. Pemilihan Abang dan None mempunyai makna penting bagi Kota Jakarta. Selain untuk menyambut Ulang Tahun DKI Jakarta yang ke-481, Abang dan None yang terpilih akan bertugas sebagai duta pariwisata untuk mempromosikan budaya dan tempat wisata Jakarta.

Source



Thursday, July 3, 2008

Di TIM terdapat museum dan pertunjukan galaksi. Museumnya dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung. Jika ingin menikmati indahnya bintang di pertunjukan galaksi di Planetarium, Anda cukup mengeluarkan uang Rp 7.000 (dewasa) dan Rp 3.500 (anak-anak).

Gedung Planetarium TIM tampak mencolok dengan warnanya yang biru dari pelataran parkir area rekreasi itu. Pada dinding depannya terdapat sebuah layar yang menginformasikan jadwal pemutaran film. Suatu siang di akhir pekan, banyak pengunjung memadati tempat itu, baik rombongan sekolah, maupun keluarga yang sedang berlibur.

Alhasil, gedung mungil itu penuh sesak. Tempat yang paling sesak adalah loket tempat penjualan tiket pertunjukan galaksi. Tampaknya, pengunjung lebih menyukai pertunjukan itu ketimbang museumnya. Museum Planetarium TIM memang hanya berisi gambar-gambar mengenai 'penghuni' galaksi dan tata surya kita sehingga relatif lebih membosankan. Berbeda dengan pertunjukannya yang disajikan secara tiga dimensi.

Gedung pertunjukan terletak di lantai dua gedung Planetarium. Uniknya, ruangan yang mirip bioskop itu berbentuk bundar dengan atap kubah. Atap kubahnya diselimuti bermeter-meter kain berwarna putih. Di tengah ruangan, terdapat sebuah bola besi biru raksasa 'bermata' banyak. Bola besi yang dikelilingi dinding se-dada itu tampak sedikit menakutkan di tengah lampu temaram. Ternyata, bola besi itulah rahasia dari pertunjukan ini.

Tak kalah unik dengan bola besi dan kubah, kursi di ruang pertunjukan itupun lain daripada yang lain. Ternyata, untuk menikmati pertunjukan tersebut, pengunjung harus duduk dengan posisi sandaran 45 derajat dari kursi. Ini berfungsi, agar penonton dapat melihat puncak atap kubah. Tapi, jangan jangan sampai ketiduran ya! Apalagi, persiapan untuk memulai pertunjukan ini lumayan panjang, sekitar 30 menit. Sebab, pertunjukan belum dimulai, jika kursi belum penuh.

Selain itu, sangat sayang melewatkan ribuan bintang malam yang dipantulkan dari bola besi yang berfungsi sebagai proyektor di tengah ruangan. Saat ribuan bintang bersinar terang di depan, kita tidak akan lagi merasa berada di sebuah ruang pertunjukan. Sensasi yang tak dapat terjelaskan akan menyelimuti perasaan setiap penonton. Sensasi ini yang akan membuat setiap penonton merasakan keagungan Tuhan. Tak heran, seluruh penonton bertepuk tangan mengagumi bintang yang jarang ditemukan di Jakarta saat ini.

Beberapa menit kemudian terdengar suara operator yang akan memandu penonton untuk menjelajahi ruang angkasa kita. Pertama-tama, penonton akan dimanjakan dengan 12 bintang zodiak, ada pisces yang dilambangkan dengan ikan, aries (domba jantan), taurus (banteng), gemini (si kembar), cancer (kepiting), leo (singa), virgo (gadis), libra (timbangan), scorpio (kalajengking), sagitarius (pemanah), capricorn (kambing jantan), dan aquarius (pembawa air). Setelah itu, ada beberapa bintang raksasa lainnya yang jarang diketahui masyarakat seperti bintang andromeda. Semuanya ditunjukkan secara audio visual di atap kubah gedung pertunjukan.

Setelah itu, penonton dibawa serta untuk mengelilingi angkasa dengan pesawat luar angkasa. Melalui efek tiga dimensi, penonton akan merasa sedang berpesiar dengan pesawat di luar angkasa. Saat pesawat berputar, kontan penonton yang sebagian besar adalah anak kecil, berteriak. "Aaaaaaa..!!!" Namun, beberapa saat setelahnya, mereka tertawa dan bertepuk tangan, tanda menikmati 'perjalanannya'.

Source



Borobudur (ANTARA News) - Hingga saat ini, belum diketahui alasan secara pasti penutupan terhadap relief Karmawibhangga di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

"Terus terang kami belum mengetahui alasannya kenapa relief itu ditutup," kata peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Departemen Pariwisata dan Kebudayaan, Endang Sri Hardiati, di sela seminar bertajuk "Uncovering The Meaning of The Hidden Base of Candi Borobudur" di Magelang, Rabu.

Ia mengatakan, banyak peneliti dan sarjana berpandangan bahwa penutupan relief itu semata-mata untuk menjaga agar candi yang terdiri atas sekitar dua juta batu itu kondisinya tetap stabil.

Jika bagian relief Karmawibhangga yang terdiri 160 panel itu terbuka, kata dia, dikhawatirkan candi bisa ambles.

Relief Karmawibhangga ditemukan pada tahun 1885 oleh warga Belanda, Y.W. Ijzerman. Pada tahun 1890-1891, penutup relief dibongkar dan diteliti oleh Ijzerman, sementara Cephas memotret relief itu.

Kemudian, foto-fotonya dibukukan sekitar tahun 1931. Buku asli itu kini berada di Museum Nasional, Jakarta.

Ia mengatakan, negatif foto asli relief itu statusnya milik pemerintah Belanda, dan hingga sekarang berada di Museum Tropen, Amsterdam, Belanda.

Hingga saat ini, kata Endang Sri Hardiati, penelitian tentang misteri relief tersebut mengandalkan foto-foto yang ada di buku yang berada di Museum Nasional, Jakarta.

"Kami juga membuat repro dari foto-foto di buku itu," katanya.

Ia menceritakan seorang pejabat Jepang pada masa penjajahan Jepang di Indonesia tahun 1943, tertarik melihat relief tersebut karena beredar isu bahwa relief itu berupa gambar-gambar tentang situasi neraka.

Batu penutup relief di bagian tenggara lantas dibongkar. Namun, karena penutupan kembali tidak sempurna sehingga banyak batu yang tercecer.

Hingga saat ini, kata dia, terdapat tiga panel di relief bagian tenggara dalam kondisi terbuka.

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia, Edi Sedyawati mengemukakan, relief Karmawibhangga menggambarkan kehidupan masyarakat saat candi itu dibangun sekitar abad ke-8 masa Dinasti Syailendra.

"Relief itu juga bisa menjadi informasi tentang kondisi masyarakat saat itu," katanya.

Selain itu, kata dia, relief itu menggambarkan ajaran menyangkut hukum sebab dan akibat.

Source



Wednesday, July 2, 2008

Liburan 250 Rupiah

Libur telah tiba. Ingin berlibur, tetapi dana terbatas? Mengapa tidak ke museum atau tempat bersejarah yang harga tiket masuknya rata-rata cuma dua ribu perak itu? Di Museum Nasional Jakarta karcis bahkan hanya Rp 750 untuk umum dan Rp 250 untuk pelajar.

Hak angket anggota Dewan Perwakilan Rakyat atas kenaikan harga bahan bakar minyak baru saja bergulir. Harga BBM masih tinggi dan harga kebutuhan pokok mengiri. Berlibur pun maunya irit.

Wisata sejarah memang irit, tetapi apa serunya? Pertanyaan seperti itu mungkin melintas di benak orangtua, menyangka anak-anak tidak bakal menyukai museum yang gelap. Wajar, karena bukan rahasia, museum di sini bukan tempat yang atraktif.

Namun, tidak demikian dengan Ita (37), ibu rumah tangga warga Pasar Minggu yang tahun ini memilih mengajak dua anaknya, Akbar (8) dan Abi (7), pelesir ke Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah di kawasan Kota, Jakarta Utara. Keinginan mengunjungi museum itu justru muncul dari Akbar.

"Aku baca di majalah anak-anak," kata Akbar soal Museum Fatahillah. Hingga kelas dua sekolah dasar, Akbar belum memperoleh pelajaran sejarah, apalagi pengetahuan mengenai museum dan isinya. Jadi, ia girang saat pemandu museum menjelaskan meriam Si Jagur atau pedang yang dipakai mengeksekusi tahanan pada zaman VOC.

Ita mengajak pula orangtuanya, Ratna dan Maksum, yang tinggal di Wonosobo, Jawa Tengah, dan kebetulan sedang menengok cucu ke Jakarta. "Kami naik mobil, lalu parkir di Sudirman. Dari sana, kami naik bus transjakarta," jelas Ita yang pernah satu kali ke Museum Fatahillah sewaktu masih belajar di sekolah dasar.

Setelah Museum Fatahillah, Ita dan keluarga berencana berkunjung ke Museum Nasional atau Museum Gajah di Jalan Merdeka Barat dan Museum Bahari di kawasan Pasar Ikan, Kota, Jakarta.

"Liburan tahun lalu, kami sekeluarga ke Wonosobo. Tahun ini kami sudah berencana mau liburan ke luar kota, tetapi Akbar malah minta wisata sejarah. Asyik juga ternyata, di sini enggak hanya having fun, tetapi jadi tahu sejarah," kata Ita.

Belajar membatik

Mengunjungi museum tidak hanya berjalan menyusuri lorong serta ruang demi ruang di dalamnya. Museum Tekstil di Jalan Aipda KS Tubun menawarkan program kursus membatik. Mau kursus jangka panjang, kursus hanya selama liburan, atau kursus superkilat semua dilayani.

Kesempatan itu ditangkap Siaga (44), warga Meruya, Jakarta. Ia mengajak tiga keponakannya, Helena (7), Talia (11), dan Totok (12), berkunjung ke Museum Tekstil. Tiga keponakannya tak hanya bisa belajar sejarah tekstil, tetapi praktik membatik.

Bagi Siaga, liburan sekolah tidak harus selalu pelesir ke resor di luar kota. Liburan bisa diisi dengan hal-hal yang bermanfaat tanpa menghilangkan unsur kegembiraan. "Mereka jadi tahu proses membatik yang menjadi salah satu kekayaan budaya bangsa kita," kata Siaga.

Siang itu Helena yang baru bersekolah di kelas satu SD memilih motif gambar bidadari yang kemudian disalin di kain. Dibantu seorang instruktur, Helena melapisi motif gambar dengan canting berisi lilin yang dipanaskan dan dicairkan di wajan kecil. Talia yang membuat motif burung merak bergabung untuk bersama-sama membatik.

Para pengunjung biasanya tertarik mengetahui proses membatik, mulai dari menggambar pola, melapisi pola dengan lilin, hingga proses pewarnaan. Nasir, instruktur membatik, menuturkan, selama masa liburan sekolah, jumlah pengunjung yang belajar membatik meningkat.

Dalam sehari, wisatawan Museum Tekstil yang belajar membatik berjumlah 10-12 orang. Sebagian besar pengunjung adalah keluarga yang membawa anak-anak mereka. Sisanya wisatawan mancanegara.

Pengunjung yang mau belajar membatik bisa datang ke ruangan di bagian belakang Museum Tekstil. Kegiatan membatik dilakukan pada jam buka museum pukul 09.00-15.00 dan dipandu empat instruktur.

Krismini, instruktur lain, mengimbuhi, biaya untuk satu paket kursus membatik Rp 200.000. "Kalau untuk membatik sapu tangan saja Rp 35.000, tetapi kalau warga asing Rp 75.000," jelas dia.

Nah, jika masa liburan ada 14 hari, setidaknya beberapa hari bisa diluangkan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah, yang tentunya ada di setiap kota di Indonesia.

Di Jakarta saja, terdapat 21 bangunan cagar budaya dan 61 museum. Harga tiket masuk rata- rata Rp 2.000 untuk umum, Rp 1.000 untuk mahasiswa, dan Rp 600 untuk pelajar.

Seandainya semua museum dikunjungi, uang yang dikeluarkan maksimal Rp 123.000. Hanya saja, seandainya 14 hari dihabiskan untuk mengunjungi museum dan gedung bersejarah, agaknya masa liburan harus diperpanjang karena tidak mungkin punya cukup waktu.

Source



Thursday, June 26, 2008

BEIJING, RABU - "Plastic bag?" tanya saya ketika mencari suvenir di pusat perbelanjaan di Kota Beijing, Rabu (25/6). "No plastic in Beijing," kata seorang pedagang suvenir di Gang Kebudayaan, pusat perbelanjaan Wangfujing. Setelah menerima uang, ia langsung memberikan suvenir yang dibeli tanpa memberikan kantong plastik.

Untuk melindungi lingkungan, warga harus bawa sendiri kantong plastik, demikian pengumuman di toko suvenir resmi Olimpiade Beijing yang juga berada di kawasan itu. Belakangan memang kami harus membeli kantong plastik jika ingin mendapatkan kantong belanja.

"Masyarakat mulai dibiasakan membawa sendiri kantong plastiknya," kata Lu Yijing, salah seorang penduduk Beijing. Ia pun fasih menyatakan, plastik sangat sulit diurai sehingga mengganggu lingkungan. Jadi, jika belanja di Beijing, jangan lupa membawa tas sendiri.

Source



 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com