Monday, June 30, 2008
NEW YORK, MINGGU - Seiring makin banyaknya pengguna Internet di seluruh dunia, pengaturan nama domain akan diperlonggar. Mulai tahun depan mungkin muncul ratusan atau bahkan ribuan nama domain baru selain .com, .net, .org, dan nama-nama domain yang sudah ada saat ini.
Sebab, organisasi yang mengelola domain Internet dunia, The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) telah menyetujui penamaan baru yang lebih longgar. ICANN memutuskan untuk memberi kebebasan menggunakan kombinasi dari 64 karakter sebagai nama domain. Selain itu, ICANN juga memutuskan untuk membebaskan penggunaan karakter non-Latin, seperti huruf Mandarin, Rusia, atau Israel.
Panduan baru tersebut memungkinkan pemilihan domain baru lebih fleksibel dan mudah. Misalnya, bisa menggunakan .nyc untuk New York atau bahkan .berlin untuk Kota Berlin. Mungkin juga .bank untuk nama bank. Bahkan memungkinkan untuk menggunakan nama domain yang sangat pribadi seperti intel.inside kalau berminat.
Namun, nama-nama domain baru akan dirilis mulai tahun depan. ICANN masih harus menentukan biaya registrasi masing-masing nama domain. Targetnya memperoleh 100.000 dollar AS untuk setiap domain baru sehingga dapat menutup biaya operasional tahunannya yang mencapai 20 juta dollar AS. Implementasi baru dapat dilakukan setelah dewan anggota ICANN menyetujuinya pada awal 2009. Domain-domain baru diprediksi akan keluar mulai pertengahan 2009.
Keputusan tersebut diambil The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), organisasi yang mengelola seluruh nama domain Internet pada pertemuannya di Paris, Prancis, yang berakhir Kamis (26/6) lalu.
Source
Thursday, April 3, 2008
Google Docs tantang Microsoft Office

Hati-hati serangan Zombi dan Botnet!
Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTI) menemukan ancaman bagi jaringan internet yakni zombi dan botnet. Gangguan ini berpotensi melumpuhkan jaringan internet secara luas.
…read full article…
Premanisme Pendataan Situs Porno
Pendataan situs porno di beberapa warung internet di daerah dikritik oleh pengamat hukum dan kebijakan telematika Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.
Ia bahkan meminta pendataan dihentikan. “Tulis 60 halaman bahwa kami meminta (pendataan) itu dihentikan,” katanya kepada Tempo di Jakarta. “Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik saja belum disahkan oleh pemerintah.”
…read full article…
Labels: Links