Showing posts with label Sistem Operasi. Show all posts
Showing posts with label Sistem Operasi. Show all posts
Thursday, June 7, 2012

KOMPAS.com - Sistem operasi Linux Ubuntu versi mobile yang sedang dikembangkan agar bisa berjalan di perangkat smartphone, memberi pertanda bahwa jadwal peluncurannya semakin dekat, antara akhir tahun ini atau bahkan awal 2013.
Para pejabat Canonical, selaku perusahaan yang mengembangkan Ubuntu, memberikan isyarat itu di sela acara pameran teknologi Computex di Taiwan, awal Juni 2012.
Manajer Pemasaran Global Canonical, John Barnard mengatakan, akan ada pengumuman tentang OS Ubuntu untuk smartphone pada akhir tahun ini, meski ia tak mengatakan pengumuman itu merupakan momen peluncuran Ubuntu smartphone.
Pendiri Canonical Mark Shuttkeworth hanya mengucap kata "mungkin", seraya tidak memberi tanggal pasti, ketika ditanya soal peluncuran Ubuntu smartphone pada akhir 2012 atau awal 2013.
Keduanya senada mengatakan, Ubuntu untuk smartphone masih terus dikembangkan. Ubuntu untuk smartphone tidak akan langsung tersedia untuk diunduh, namun akan langsung disematkan pada perangkat smartphone.
Pengembangan Ubuntu untuk smartphone dan tablet, diumumkan secara resmi oleh Canonical pada tahun 2011 lalu.
Source
Labels: Sistem Operasi, Teknologi
Wednesday, May 16, 2012

Jakarta - Saat dirilis nanti, Windows 8 disebut-sebut akan mengubah cara orang bekerja dan bermain. Sistem operasi terbaru Microsoft ini disiapkan untuk bisa digunakan di berbagai perangkat.
"Ini adalah produk yang membuat kami semua di Microsoft sangat excited. Ini bisa digunakan mulai dari komputer desktop, laptop, smartphone hingga tablet PC," kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Andreas Diantoro, usai penganugerahan Imagine Cup 2012, di Balai Kartini, Jakarta.
Yang paling utama dari Windows 8, dikatakan pria yang baru tiga bulan mengawal Microsoft Indonesia ini, bahwa software tersebut nantinya akan membuka pasar yang besar.
Andreas merinci saat ini ada 600 juta pengguna Windows 7 yang semuanya akan beralih ke Windows 8. Di Windows 8, Microsoft akan menyediakan Windows Store dimana pengguna bisa membeli aplikasi.
"Korelasinya dengan perhelatan Imagine Cup dan yang selama ini kita lakukan untuk developer forum dan lain-lain adalah, sekarang kita punya pasarnya. Kita membawa pasar tersebut ke Indonesia agar para developer bisa membuat aplikasi bagus untuk dijual di Windows Store," papar pria ramah ini.
Namun menurutnya, meski potensi pemasaran Windows 8 di Indonesia terbilang besar, maraknya pembajakan software menjadi tantangan tersendiri bagi Microsoft.
"Tingkat pembajakan software di Indonesia saat ini 86%, jadi hanya 14% software asli yang terjual. Dari Microsoft perlu meningkatkan edukasi ini, bahwa dengan membeli software asli akan ada banyak keuntungan. Saya kira kalau makin banyak orang yang tahu, kami akan bergerak dengan baik sekali di level konsumen," tutupnya.
Source
Labels: Komputer, Sistem Operasi
Friday, April 13, 2012

Firma keamanan jaringan Leviathan Security dalam risetnya menemukan ada sejumlah aplikasi yang tanpa permisi mengakses data-data sensitif di ponsel Android tanpa sepengetahuan penggunanya. Tak disebutkan apa saja aplikasi yang dimaksud.
Namun kemungkinan terburuknya, seperti detikINET kutip dari PC World, Jumat (13/4/2012), hanya dalam beberapa langkah saja aplikasi berbahaya itu bisa masuk dan mencuri data pengguna ponsel Android lewat jendela web browser.
Dalam catatan Leviathan, setidaknya ada tiga jenis informasi yang bisa diakses oleh semua aplikasi Android--tanpa perlu permisi. Tipe-tipe informasi seperti file pada storage external, file yang tersimpan pada aplikasi individual, dan informasi pada device information.
Android memungkinkan aplikasi apapun untuk membaca semua file yang ada pada penyimpanan eksternal secara default. Hal ini mungkin terkesan tak berbahaya, namun peneliti dari Leviathan, Paul Brodeur, menemukan ada beberapa aplikasi yang mengancam.
"Dalam pengetesan, saya menemukan aplikasi yang bisa mengaktifkan browser internetnya sendiri tiba-tiba, dan membiarkan terjadinya transmisi data dalam jumlah besar secara terus-menerus. Ini semua dilakukan sepenuhnya di latar belakang, sehingga korban tak pernah tahu ada kejadian seperti itu," tulis Brodeur.
Dengan pesatnya pertumbuhan pengguna Android, masalah sekuriti mulai jadi isu utama untuk para pengguna ponsel 'robot hijau' ini. Laporan dari Juniper Networks mengatakan, sejak Juli 2011 lalu malware di Android meningkat 472%, hampir lima kali lipatnya.
Source
Labels: Sistem Operasi
Subscribe to:
Posts (Atom)