Friday, June 14, 2013
Game Horor dengan Hantu Asli Indonesia Jadi Startup Terbaik
0 comments Posted by Robby Septiana at 2:36 PM
Ajang IDByte dimanfaatkan 12 perusahaan startup Indonesia untuk berkompetisi dan membuka peluang untuk sukses secara global. Game horor Dreadout pun terpilih sebagai startup terbaik di IDByte 2013.
Dreadout merupakan game untuk PC, yang memiliki keunikan tersendiri. Sebab latar, tokoh, musik, juga hantu yang ditampilkan semuanya merupakan asli Indonesia. Sebagai pemenang, pembuat game Dreadout pun berkesempatan untuk mengikuti perjalanan 'Geeks on a Plane' ke Timur Tengah, sesi pendampingan bersama pengusaha Sandiaga Uno.
Selain itu, Dreadout juga mendapat investasi dari pendiri 500 Startups Dave McClure sebesar US$ 50.000 dan uang dari Indonesia Setara sebesar Rp 25 juta. Tapi pendiri game Dreadout mengaku peluang yang didapat sebagai kesempatan yang lebih bernilai.
"Ajang ini merupakan ajang pembuktian bagi kami, para startup Indonesia, dan sekaligus memberikan peluang bagi kami untuk memperkenalkan karya kami kepada para pakar dan pelaku digital, memperluas jaringan, serta peluang untuk mencari dukungan untuk mengembangkan karya kami,” kata Rachmad Imron, pendiri game Dreadout, dalam keterangan pers yang diterima Liputan6.com hari ini, Jumat (14/6/2013).
Rachmad pun menjelaskan mengenai alasannya dalam menggunakan karakter khas Indonesia."Dreadout terinspirasi dari hal-hal yang dekat dengan kita, termasuk urban legend. Oleh karena itulah Dreadout menggunakan karakter-karakter khas Indonesia untuk memberikan para pengguna aplikasi kami, sebuah pengalaman yang berbeda,“ tambahnya.
Dreadout mengalahkan 11 kompetitor lain yang juga tak kalah kreatif. Startup yang menjadi pesaing Dreadout di IDByte 2013 antara lain Soccer Ticker, Rumah Belajar, dan Gamelan DJ. Daftar lain bisa Anda lihat di tautan ini.
Labels: Games
Friday, September 21, 2012
Seperti apa jika pasukan 'mayat hidup' yang menakutkan dari game Plants
vs Zombies berdansa ala Gangnam Style. Pasti terlihat unik, sedikit
aneh, namun lucu.
Plants vs Zombie merupakan game berbasis tower defense
yang cukup tersohor. Game besutan Pop Cap dirilis dalam berbagai versi
termasuk untuk perangkat genggam dan versi online di Facebook.
Game
tersebut memang tak ada hubungannya sama sekali dengan tarian Gangnam
Style yang dipopulerkan oleh Psy, namun berkat ulah iseng para
penggemarnya, para zombie di dalamnya pun dibuat berdansa mengikuti
gerakan pelantun asal Korea itu.
Jika demikian sudah pasti, kesan
seram dan menakutkan yang biasa terpancar di muka para zombie menjadi
lucu. Penasaran? Berikut adalah video Gangnam Style dengan karakter para
zombie yang menghebohkan YouTube.
Source
Labels: Games
Friday, June 15, 2012

Jakarta - Persaingan antara Konami dengan Electronic Arts (EA) kian memanas. Bahkan dalam sebuah kesempatan, Konami mengatakan bahwa game sepakbola FIFA hanya bisa mengekor dari seri Pro Evoluition Soccer (PES) yang sudah lama dikembangkan.
Memang, belakangan seri FIFA mulai menggoyang dominasi PES yang sudah bertahan semalam bertahun-tahun. Namun menurut Jon Murphy selaku pemimpin pengembangan seri PES, sejak pertama lahir FIFA tak lebih dari tiruan PES saja.
"FIFA punya sejarah panjang meniru PES untuk mencapai di posisi mereka sekarang," kata Murphy, seperti dikutip detikINET dari digital spy, Jumat (15/6/2012).
Untuk membuktikan klaimnya itu, Murphy pun tak segan membeberkan apa saja yang ditiru FIFA dari PES, terutama soal sistem permainan dan fitur yang diunggulkan.
"Contohnya, sekarang ini mereka (FIFA-red.) selalu berbicara tentang artificial intelligence (AI) dan gameplay sebagai kekuatan utama dalam game, dan itu sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Saya yakin ini bukan kebetulan," tegas Murphy.
Pun begitu, mau tidak mau Murphy harus mengakui keberhasilan FIFA di ranah game sepakbola. Tapi itu bukan karena FIFA lebih baik, melainkan karena faktor lisensi pemain yang tak bisa dikuasai oleh PES.
Selain itu Murphy juga menganggap bahwa pencapain FIFA saat ini tak lepas dari promosi dan budget marketing yang tak sanggup ditandingi Konami.
"Satu-satunya alasan FIFA ada di posisi tersebut adalah karena PES, dan bukan berarti mereka akan selamanya berada di sana," tandas Murphy.
Source
Labels: Games
Tuesday, May 22, 2012

KOMPAS.com - Bagi pengembangan sebuah video game, memiliki engine game yang terbaik adalah sebuah keharusan.
Engine game merupakan nyawa dari game itu sendiri dan di dalamnya terdapat segala hal yang dibutuhkan untuk menjalankan game, seperti artificial intelligence, pencahayaan, dan efek physics.
Melalui engine game inilah Unreal Engine membuat video game ke masa keemasannya saat ini.
Semenjak 1998, Unreal Engine telah membantu merancang dunia game modern. Unreal Engine 3 merupakan engine terakhir yang telah ada sejak 2006. Sebanyak lebih dari 150 game telah menggunakan Unreal Engine 3, seperti Infinity Blade (iOS), Mass Effect, Gears of War, dan Borderlands.
Kini, Epic selaku perusahaan yang bertanggung jawab atas engine game tersebut menyatakan kesiapan Unreal Engine 4 untuk menjadi kerangka dari game masa depan, baik dalam console game masa depan maupun game PC.
Melalui beberapa screenshot yang diambil dari demo permainan yang menggunakan Unreal Engine 4, terlihat dengan jelas keunggulannya dibandingkan engine game lain.
Refleksi cahaya pada permukaan benda dan beragam efek physics yang terjadi semakin mendekati dunia nyata. Hebatnya, semua itu bukan berasal dari film pre-render alias terlihat ketika berada dalam permainan.
Kehebatan Unreal Engine 4 bukan hanya berasal dari keindahan tampilannya saja. Pihak pengembang game juga dipermudah ketika membuat game dengan menggunakan engine ini.
Selain membutuhkan lebih sedikit tenaga sumber daya manusia untuk menjalankan engine ini, mereka juga tidak perlu lagi menunggu lama untuk melakukan perubahan dalam lingkungan permainan. Sebab, waktu rendering menjadi dipersingkat hampir seketika.
Unreal Engine 4 juga dapat digunakan untuk bidang di luar video game, seperti simulasi kedokteran, augmented reality, dan pengembangan film. Menurut rencana, Unreal Engine 4 akan diperlihatkan secara langsung pada Juni tahun ini.
Source
Labels: Games
Monday, May 21, 2012
"Game" Lawas Buatan Bill Gates Bisa Dimainkan di iPhone
0 comments Posted by Robby Septiana at 10:43 AM

Game Donkey atau yang dikenal lebih dulu dengan nama file DONKEY.BAS dibangun oleh Bill Gates dan Neil Konzen saat keduanya bekerja di Microsoft. Kini, game Donkey tersedia untuk iPhone, iPad, dan iPod touch.
Pembuatan ulang permainan Donkey digagas oleh developer XVision. Sebelumnya, Donkey sudah dirilis ulang agar bisa dimainkan di sistem operasi Windows 7, sistem operasi terbaru Microsoft saat ini.
Sejak tanggal 27 Januari 2012, Donkey sudah rilis di iTunes App Store dan kini bisa di-download dengan harga 0,99 dollar AS.
Game sederhana dengan konsep yang menghibur
Game Donkey adalah permainan mobil sederhana yang hanya bisa dimainkan oleh satu orang. Gamer tidak bisa mengontrol setir, mempercepat atau memperlambat kecepatan, atau melakukan hal-hal lain yang berkaitan dengan mengemudi standar.
Yang bisa dilakukan hanyalah mengikuti mobil yang terus melaju dan mengarahkan mobil agar tidak menabrak keledai di jalan.
Jika mobil menabrak keledai, maka keledai akan mendapatkan poin dan mobil akan kembali ke posisi semula saat permainan dimulai. Jika mobil bisa menghindari keledai, maka pemain akan mendapatkan poin. Tidak ada batasan angka poin yang didapat. Game akan kembali ke titik awal setiap kali mobil menabrak keledai.
Modifikasi khusus untuk aplikasi di iOS, game Donkey akan berakhir dan kembali ke permainan awal apabila pemain menabrak keledai sebanyak lima kali.
Game bersejarah
Ketika IBM kali pertama membangun personal computer (PC) pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, perusahaan ini mengontrak Microsoft untuk membangun sistem operasi dan versi bahasa pemrograman BASIC. Sistem operasi tersebut kemudian rilis dengan nama PC-DOS yang termasuk di dalam PC IBM.
Game DONKEY.BAS dikembangkan untuk memperkenalkan PC IBM dan kapabilitas bahasa pemrograman BASIC untuk memproduksi program interaktif dengan grafik berwarna dilengkapi suara.
Versi pertama DONKEY.BAS rilis pada 1981, menyusul versi selanjutnya, 1.10, pada tahun 1982. Sistem operasi yang bisa mendukung permainan game ini masih bekerja pada BIOS dan floppy drive 5,25 inci. Game ini bisa dimainkan dengan GW BASIC (kode orisinal) atau QBasic (kode yang sudah diadaptasi).
Source
Thursday, May 10, 2012

Jakarta - Bagi pecinta game ringan di iOS, tentu tidak asing dengan permainan Cartoon Wars. Game besutan Game Evil ini, kini hadir untuk platform Android. Walau sudah hadir di Google Play sejak 12 Maret 2012 silam, akan tetapi masih menarik untuk dikupas secara mendalam.
Cartoon Wars ini berbeda dengan versi Cartoon Wars: Gunner+ yang sudah terlebih dahulu hadir beberapa bulan sebelumnya di Android. Kendati hanya game ringan, namun permainaan yang menggabungkan strategi bertahan dan real time ini membuat addicted sekaligus menghibur.
Pasukan Kurus vs Pasukan Tengkorak
Secara gameplay, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan antara Cartoon Wars versi Android dengan iOS. Inti permainannya sama, mengajak gamers untuk bertarung melawan musuh dengan beragam pasukan dengan tujuan menghacurkan benteng. Bila benteng musuh hancur, kita menang. Namun bila benteng pemain yang hancur, maka pemain yang kalah.

Bagi yang baru pertama kali memainkan game Cartoon Wars ini, tentu saja merasa lucu dengan pasukan kurus dengan senjata pedang atau tombak melawan pasukan tengkorak yang besar. Tapi tenang, di situlah letak keasyikannya.
Untuk menambah pasukan, pemain harus mengumpulkan poin yang disebut dengan 'Mana'. Contohnya, untuk 10 Mana maka pemain berhak menambah 1 pasukan, setiap pasukan dengan senjata yang berbeda tidak sama 'Mana' yang dibutuhkan. Setiap musuh yang dikalahkan, maka pemain berhak mendapatkan Gold dan Diamond.
Gold dan Diamond ini berguna untuk membeli pasukan dan menambahkan kemampuan senjatanya. Sama seperti di versi iOS, daftar bawaan pasukan di Cartoon Wars ini juga sama, yakni Warrior, Ninja, Gunner, Cannon, Black Wizard, Dark Angel, Golem dan Green Goblin.

Untuk memperkuat benteng juga dapat di-upgrade dengan pilihan: Damage, Range, Fire Speed dan Castle HP.
Supaya lebih cepat mendapatkan Mana dan Mana Booster ada pilihan pembayaran. Bisa dengan Gold atau Diamond, yang terdiri dari Gold, Mana-1, Mana-2 dan Cool Time.
Beda iOS dan Android
Game ini termasuk dalam kategori freemium. Artinya pemain dapat mengunduhnya secara gratis. Akan tetapi untuk meningkatkan kemampuan pemain terpaksa membeli dengan uang asli melalui store yang disediakan.
Ini yang menjadi perbedaan antara versi Android dan iOS, di iOS pemain hanya mengumpulkan Gold saja, tapi di versi Android juga dibutuhkan Diamond merah delima. Diamond ini juga dibutuhkan untuk membeli pasukan selain Gold. Tapi jangan harap bisa mendapatkan Diamond dengan banyak sekaligus.

Namanya juga freemium, ya mau tidak mau pemain harus membeli Diamond. Pasalnya setiap level yang dibutuhkan, pastinya musuh mempunyai kekuataan yang luar biasa. Tentu saja tidak cukup hanya sekedar pasukan yang biasa-biasa saja. Satu pasukan super, setidaknya membutuhkan 5 Diamond.
Maknyus di Layar Lebar
Keunggulan yang didapatkan di Android adalah dapat dimaksimalkan untuk berbagai perangkat dengan layar yang berbeda. Saat detikINET menjajal game ini di HTC One X dengan layar 4,7 inchi, rasanya lebih maknyus ketimbang saat dicoba di iPhone 4S dengan ukuran yang lebih kecil.
Secara kesimpulan, game ini tidak membutuhkan memori yang besar karena grafis yang ditawarkan juga lumayan. Cocok dimainkan di kala menunggu orang atau di sela-sela kesibukan.
Untuk memainkan versi Android yang digunakan haruslah kelas 2.2 (Froyo) ke atas. Bila tertarik langsung saja unduh di Google Play.

Source
Labels: Games
Monday, May 7, 2012

Jakarta - Main video game memang menyenangkan dan terkadang bikin ketagihan. Apa yang jadi salah satu sebab utama permainan yang satu ini bisa membuat penggemarnya seakan tak mau berhenti main?
Rupanya, main game membuat orang merasa dekat dengan diri idealnya. Game seperti The Sims dan Call of Duty amat menyenangkan karena memungkinkan gamer mengadopsi identitas baru dan mengalami kekuatan lebih dahsyat ketimbang di dunia nyata.
Ya, video game memungkinkan pemain mencoba karakteristik yang mereka inginkan sebagai versi ideal diri sendiri. Misalnya kemampuan untuk terbang, menghilang atau jadi lebih percaya diri.
Kesimpulan itu disampaikan para ilmuwan di University of Essex, Inggris. Identitas baru di game seperti jenis kelamin berbeda atau menjadi karakter pahlawan membuat gamer merasa lebih baik tentang diri mereka. Game bukan sebagai pelarian dari dunia nyata, namun sebagai sarana mencapai diri ideal.
Para periset yang dipimpin Dr Andy Przybylski meneliti ratusan game di laboratorium dan ribuan lagi di dunia luar. Para gamer ini memainkan berjenis game, dari The Sims, Call of Duty sampai World of Warcraft.
Hasil riset telah dipublikasikan di jurnal Psychological Science. Seperti dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (8/8/2011), periset menemukan orang-orang senang menjadi karakter dengan ciri pribadi yang mereka ingin punyai pada diri sendiri.
"Orang-orang menghabiskan kombinasi 3 miliar jam per minggu untuk main game namun hanya sedikit yang diketahui secara ilmiah apa sebenarnya yang membuat mereka senang dengannya," ucap Dr. Andy.
"Sebuah game akan jadi lebih menyenangkan ketika Anda mendapat kesempatan untuk beraksi dan menjadi diri ideal Anda. Video game memberi kesempatan pada orang mengambil peran yang mereka inginkan," pungkasnya.
Source
Labels: Games
Monday, April 30, 2012

Breivik juga mengakui telah mengkonsumsi steroid untuk membangun kekuatan fisik dan meditasi agar bisa menghilangkan emosinya. Semua itu dilakukannya sebelum menuntaskan pemboman dan penembakan yang menewaskan 77 orang.
Pria ini juga mengaku terlebih dahulu memutus kontak dengan dunia luar dan mengabdikan dirinya pada video game. Dia mengatakan, setiap harinya memainkan World of Warcraft selama 16 jam pada 2006. Kemudian, mulai Januari 2010, dia memainkan Call of Duty: Modern Warfare untuk mempelajari rasa menggunakan senapan.
Psikolog klinis di Texas A&M International University, Christopher Ferguson berpendapat, meskipun video game bisa meningkatkan kemampuan kognisi visuospasial, sulit untuk membuktikan Breivik bisa mengasah kemampuan akurasinya lewat Modern Warfare.
Breivik mengakui telah melakukan pemboman yang menewaskan delapan orang di Oslo serta membantai 69 orang di perkemahan remaja Partai Buruh, di pulau Utoya. Dia menganggap dirinya sebagai tentara salib modern. Meskipun mengakui tindakannya, Brevik menolak dikatakan bertindak kriminal.
Diwartakan Associated Press, Jumat (20/4/2012), pria berusia 33 tahun itu tidak menunjukkan tanda-tanda emosi ketika mendeskripsikan korbannnya. Dia mengatakan, para korban tersebut merupakan pengkhianat karena berhubungan dengan Partai Buruh.
"Nasionalis dan militan terbelah menjadi dua. Satu setengah bagiannya mengatakan Anda harus menyerang Muslim dan minoritas. Setengah sisanya mengatakan Anda harus menyerang para elit yag bertanggung jawab," ujarnya.
Jika terbukti tidak mengalami gangguan kejiwaan, Breivik bisa menghadapi hukuman 21 tahun penjara atau pengaturan hak asuh yang bisa mengurungnya selama masih menjadi ancaman bagi masyarakat. Namun, jika terbukti mengalami gangguan jiwa, pria ini akan memperoleh perawatan selama dinilai masih sakit.Source
Labels: Games
Friday, April 27, 2012

Jakarta - Nintendo berharap bisa menjual Nintendo Wii dan Wii U sebanyak 10,5 juta unit hingga akhir tahun nanti. Jika bisa terealisasi maka ini akan memperbaiki kondisi keuangan Nintendo yang sedang terpuruk.
Tak disebutkan secara pasti berapa jumlah yang ditargetkan untuk masing-masing unit, Nintendo hanya menegaskan bahwa Wii dan Wii U diharapkan terjual 10,5 juta unit dan aplikasi dari kedua platform tersebut 70 juta unit hingga akhir 2012.
Seperti dikutip detikINET dari nintendolife, Jumat (27/4/2012), untuk mengejar target tersebut konon Nintendo akan meluncurkan Wii U jelang liburan perayaan natal 2012 nanti.
Wii U disebut-sebut sebagai 'senjata' vendor asal Jepang itu untuk terjun di era konsol canggih. Perangkat ini ini juga ditunjang dengan toko aplikasi khusus untuk memperkaya konten di dalamnya.
Source

Masih ingat dengan The Simpsons? Serial kartun komedi populer asal Amerika Serikat (AS) ini kabarnya akan tampil di Angry Birds Space. Jika benar, Rovio memang sepertinya tak henti membuat kejutan.
Pekan ini saja, seperti detikINET kutip dari Digital Spy, Jumat (27/4/2012), perusahaan asal Finlandia tersebut membuat kejutan dengan merilis update game 'burung ngamuk' berupa 10 level tambahan bertema 'Fry Me To The Moon'.
Seakan ingin terus memancing rasa penasaran para penggemar Angry Birds, di update ini Rovio juga menampilkan teaser berupa gambar untuk level berikutnya.

Gambar ini menampilkan donat yang merupakan makanan kegemaran Homer Simpsons. Beredar pula video YouTube yang menampilkan keluarga The Simpsons sedang beraksi bersama Angry Birds. Dikonfirmasi mengenai kabar ini, juru bicara Rovio masih belum mau berkomentar.
Labels: Games
Friday, April 20, 2012

Inggris - Seorang pembuat novel yang biasa menulis mengenai cerita fiksi ilmiah menuntut Ubisoft. Ia menganggap bahwa Assassins Creed adalah salah satu karyanya.
Menurut pria bernama John L. Beiswenger itu cerita Assassins Creed pernah ia tuliskan dalam sebuah nobel bertajuk Link di tahun 2002. Sesuai dengan judulnya, novel tersebut bercerita tentang perangkat yang terhubung.
Perangkat yang dimaksud di sini adalah sebuah alat yang mampu 'membangkitkan' masa lalu penggunanya hanya melalui sebuah DNA, di Assassins Creed alat ini disebut Animus Project yang dibangun oleh Abstergo Industries untuk menelisik masa lalu sang jagoan.
Selain itu Beiswenger juga mengklaim bahwa Ubisoft mencuri tema spiritual dan nada-nada rohani yang ada dalam buku ciptaannya. Hal inilah yang semakin menguatkan niatnya untuk menuntut raksasa pembuat game tersebut.
Seperti dikutip detikINET dari arstechnica, Jumat (20/4/2012), dalam tuntutannya Beiswenger meminta ganti rugi hingga USD 5,25 juta. Namun sayangnya hingga saat ini tuntutan tersebut belum digubris oleh Ubisoft.
Source
Labels: Games
Tuesday, April 17, 2012

Adalah Dylan Viale yang masih duduk di kelas 5 SD ini berhasil membuat game untuk tunanetra.
Seperti dilansir dari Venture Beat, Dylan awalnya ingin menyenangkan neneknya yang sudah mengalami kebutaan selama bertahun-tahun. Seperti layaknya anak kecil yang lain, Dylan ingin bisa bermain dengan keluarganya, termasuk nenek tercintanya.
Sherry, nama nenek Dylan tidak bisa memenuhi keinginan cucunya tersebut. Tapi Dylan tidak putus asa dan lantas menghadiri Hidden Valley, sebuah acara di sekolahnya di Martinez California yang mengajarkan cara membuat game.
Dengan tekun, Dylan belajar membuat game dengan aplikasi gratisan yang disediakan oleh pengembang GameMaker. Di sini, Dylan membuat game sendiri dan menggunakan alat-alat sederhana untuk menciptakan game sesuai keinginannya.
Akhirnya, Dylan berhasil membuat game yang diberi judul Quackys Quest.
Game ini menceritakan seekor bebek yang menelusuri lorong-lorong untuk menemukan telur emas. Cerita ini diperolehnya saat sang ayah, Dino Viale sering memberikan dongeng kepada Dylan tentang cerita bebek yang mencari telur emas.
Karena diperuntukkan bagi tuna netra, maka Dylan memberikan bantuan suara untuk memainkan game tersebut. Jika menemukan permata, maka akan terdengar bunyi seperti suara loker uang di kasir.
Jika menabrak dinding, maka akan terdengar suara berisik, pertanda salah jalan. Jika salah jalan ke bawah, maka akan terdengar suara laba-laba. Jika semakin jauh tersesat, maka akan terdengar suara dinamit.
Dengan metode ini, Dylan ingin agar neneknya yang tidak bisa melihat bisa memainkan game buatannya melalui bantuan suara-suara tersebut. Cara tersebut dibuat agar si pemain tidak tersesat.
Dylan membuat game tersebut dalam waktu satu bulan bulan. Dalam kompetisi game di sekolahnya, Dylan akhirnya berhasil merebut juara satu. Sekaligus bisa menyenangkan hati neneknya.
Source
Labels: Games
Tuesday, April 3, 2012
Lembaga riset SuperData memprediksi pasar game mobile di seluruh dunia bisa mencapai 7,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 68,8 triliun di tahun 2015.
Asia, yang saat ini merupakan pasar game mobile terbesar, diikuti Amerika Serikat akan meraup pendapatan sebesar 3,2 miliar dollar AS pada 2015.
Menurut SuperData, banyak pengguna perangkat mobile, yakni smartphone dan tablet, yang tak segan-segan mengeluarkan uang untuk game berbayar. Mereka, rata-rata setiap bulannya, rela menyisihkan uang 8 dollar hingga 15 dollar AS untuk membeli game.
Tak hanya itu, gamer pun rela membayar game freemium/in app purchase yang membuat pengguna kembali membayar di waktu mendatang untuk membuka sebuah level.
Yang menarik, gamer perempuan lebih royal mengeluarkan uang untuk membeli game ketimbang gamer laki-laki.
Gamer perempuan usia 25 sampai 34 tahun rata-rata menghabiskan 12,92 dollar AS per bulan setiap bulannya untuk membeli game. Sedangkan gamer laki-laki dari kelompok usia yang sama, menghabiskan uang 5,12 dollar AS per bulan.
Tingginya konsumsi belanja aplikasi, juga diikuti oleh pendapatan iklan tinggi yang diraih para pengembang aplikasi. Rovio selaku perusahaan pembuat game Angry Birds, mendapat keuntungan bersih 1 sampai 6 juta dollar AS per bulan dari iklan.Source
Labels: Games
Monday, April 2, 2012
Microsoft Akan Rilis XBox Lite dengan Harga 100 Dollar
0 comments Posted by Robby Septiana at 4:56 PMSeperti dilansir sumber yang biasa membocorkan berita Microsoft MS Nerd, Microsoft akan merilis XBox Lite yang sebelumnya diberi kode XBox Loop dengan menggunakan prosesor ARM dan akan dijual seharga 100 dollar AS.
Konsol game ini dikabarkan sebagai Xbox dengan harga yang murah, kecil, fokus pada hiburan dan mendukung Kinect.
Tapi, rumor Xbox Lite akan memakai ARM ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Bila Xbox Lite menggunakan ARM maka perangkat tersebut tidak akan bisa memainkan game XBox 360.
Hal itu disebabkan arsitektur XBox 360 bukan memakai ARM, tapi PowerPC, jenis arsitektur yang juga digunakan pada Mac generasi lama dan beragam konsol seperti Nintendo Wii, Wii U, dan PlayStation 3.
Ssetelah meluncurkan XBox Lite, Microsoft baru akan akan merilis XBox Next atau XBox 720. Perangkat ini merupakan penerus dari Xbox 360 yang masih dirahasiakan detailnya.Source
Labels: Games