Monday, August 22, 2011
Kurs mata uang China yuan menyentuh level tertinggi terhadap dollar AS pada perdagangan valuta asing. Wacana soal revaluasi mini terus merebak.
Sudah lima hari berturut-turut, kurs yuan menguat terhadap dollar AS dan selalu membuat rekor. Masalah nilai tukar yuan dan dollar AS menjadi isu serius di antara kedua negara.
AS menuduh China sengaja menghambat penguatan yuan sehingga barang-barang ekspor China tetap murah, sementara China menyatakan akan melonggarkan rentang kurs yuan secara bertahap untuk mencegah terjadinya guncangan ekonomi maupun sosial di China. Washington menuduh kurs yuan sebenarnya 30 persen di atas nilai pasar sekarang.
Beijing sejak tahun lalu mulai melunak dengan membiarkan patokan yuan meningkat sedikit demi sedikit terhadap dollar AS. Namun, upaya tersebut dianggap tidak cukup. Penguatan yuan akan membuat barang-barang China semakin mahal.
China juga terus mempromosikan internasionalisasi yuan agar yuan semakin luas diterima dan menjadi mata uang pilihan dalam bertransaksi. China mengatur ketat pergerakan yuan terhadap dollar AS.
Source
Labels: Bisnis dan Ekonomi, News, Sosial Politik

0 comments:
Post a Comment