Sunday, September 25, 2011
Mayat korban ledakan yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di GBIS Kepunton, Solo, Minggu (25/9/2011) pukul 10.55, tergeletak di depan gerbang.
Berdasarkan laporan wartawan media yang berada di lokasi, korban tewas mengalami luka serius di bagian perut. Ledakan terjadi sesaat setelah ibadah minggu usai.
Seperti yang diberitakan, ledakan ini juga melukai delapan jemaat gereja yang berdiri di Jalan Arif Rahman Hakim tersebut. Kedelapan korban kini telah dilarikan ke RS Dr Oen, Solo.
Sementara itu, garis polisi sudah dipasang di lokasi kejadian. Warga pun terlihat berkerumun untuk menyaksikan peristiwa itu. Jalan Arif Rahman Hakim terbilang bukan jalan yang ramai di Kota Solo sehingga sejauh ini tidak terlihat kemacetan di lokasi tersebut.
Source
Labels: Kriminal, News, Sosial Politik
0 comments:
Post a Comment