Thursday, March 11, 2010
Wakil Presiden Boediono, pekan lalu, telah melaporkan dan menyerahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebanyak 40 lembar voucher pengisian bahan bakar minyak gratis yang per lembarnya berisi lima liter Pertamax atau setara dengan Rp 1,3 juta.
Voucher BBM itu pemberian seorang pengusaha yang diakui tak dikenal oleh Wapres dan Ibu Herawati Boediono. Demikian Juru Bicara dan Staf Khusus Wapres Bidang Media Massa Yopie Hidayat kepada Kompas, Kamis (11/3/2010) sore tadi.
"Setelah Ibu Herawati menerima voucher itu di rumah dinas, Ibu langsung menyerahkan ke Pak Wapres. Dan, Pak Wapres langsung menyerahkan kembali kepada Pak Tursandi Alwi (Sekretaris Wapres) untuk diproses di KPK. Ibu dan Bapak tidak mengenal siapa pengusaha itu," tandas Yopie Hidayat.
Yopie mengaku tidak tahu menahu bagaimana prosesnya bisa ada pengusaha yang datang dan menyerahkan voucher gratis yang menurut KPK harus dilaporkan pemberiannya itu. "Persisnya saya tidak tahu. Bisa jadi ada prosedur surat menyuratnya terlebih dulu," kata Yopie tanpa merinci lagi.
Source
Labels: Bisnis dan Ekonomi, News, Sosial Politik

0 comments:
Post a Comment