Thursday, December 17, 2009
Negara-negara di kawasan Teluk selangkah lagi menuju penyatuan mata uang dengan dicanangkannya pembentukan pakta kesatuan moneter dalam pertemuan puncak (KTT) Badan Kerjasama antar Negara Teluk (GCC) yang berakhir di Kuwait City, Selasa.
Khaleej dari Times online, Kuwait melaporkan, pembentukan pakta moneter itu akan memberi ruang gerak pada gubernur bank sentral keenam negara anggota GCC untuk menjadwalkan pembentukan bank sentral regional yang pada gilirannya untuk melangkah menyatukan mata uang.
Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, dan Qatar sepakat terhadap prakasa pembentukan pakta moneter tersebut, sementara Uni Emirat Arab masih berkeberatan mengenai lokasi bank sentral di Riyadh, sedangkan Oman menganggap negaranya belum siap untuk mewujudkan rencana itu.
"Ini berita yang dinanti-nanti banyak orang," kata Pimpinan Bidang Ekonomi Grup Saudi-Fransi Credit Agricole Bank (Bank Pertanian Arab - Perancis) John Sfakianakis.
Source
Labels: Bisnis dan Ekonomi, News

0 comments:
Post a Comment