Referensi

Jasa Web Design

Saturday, November 7, 2009

Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku membutuhkan waktu untuk melacak, baik dana Bank Century maupun dana bailout Bank Century. Meski demikian, dengan tenggat waktu yang terbatas, ia berharap semuanya dapat diseselesaikan.

Untuk aliran dana Bank Century, PPATK tidak mengalami kesulitan dalam mengumpulkan data. Ketua PPATK Yunus Hussein di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta, Jumat (6/11), mengatakan bahwa PPATK hanya membutuhkan waktu karena banyaknya rekening yang harus mereka periksa untuk mengumpulkan data tersebut.

"Selama ini tidak ada kesulitan, cuma makan waktu. Itu masalahnya karena bahannya banyak sekali," ujar Yunus. Untuk membantu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mempercepat penyelesaian audit kasus Bank Century, lanjut dia, PPATK telah bertemu dengan BPK untuk menanyakan prioritas data aliran dana yang dibutuhkan.

"Kita sudah bertemu dengan BPK tadi. Terus, kita meminta prioritasnya mana, fokusnya, karena kan deadline-nya tanggal 19 bulan ini mau kasih laporan. Ini waktunya agak mepet. tapi kita akan bantu," ujar Yunus.

BPK telah menargetkan audit kasus Bank Century selesai akhir 2009. Menurut BPK, mereka hanya tinggal menunggu data aliran dana dari PPATK. Yunus mengatakan, data-data yang dibutuhkan oleh BPK akan segera diserahkan oleh PPATK.

Adapun mengenai data aliran dana yang menyangkut talangan dana untuk Bank Century, dia mengatakan bahwa saat ini masih dilakukan pencarian oleh PPATK. "Kalau yang baru terkait dengan bailout itu sedang dicari," ujarnya.

Source

0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com