Tuesday, November 25, 2008
Enam pemuda yang sebagian masih berstatus pelajar menggilir Mawar (nama samaran), siswi kelas dua sebuah SMK swasta di Pare, Kabupaten Kediri. Dua dari enam pelaku perbuatan bejat tersebut ditangkap polisi, Minggu (23/11), dan ditahan di Mapolsek Plosoklaten.
Dua tersangka pelaku tersebut adalah Ro, 20, pelajar kelas tiga SMA di Plosoklaten, dan Ok, 22, yang mengaku mahasiswa sebuah PTS di Kediri. Keduanya tak membantah telah menggarap Mawar secara beramai-ramai di sebuah rumah kosong di Klanderan, Plosoklaten, bersama empat kawan yang kini buron. Sebelumnya, mereka pesta minuman keras (miras) bersama.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (20/11) siang bolong. Seusai diperkosa beramai-ramai, pelajar perempuan yang bekerja sampingan di sebuah cafe di Pare tersebut dibuang di areal persawahan, pinggir Jalan Raya Desa Brenggolo, Plosoklaten. Korban ditemukan warga dalam keadaan lemas dan syok berat.
Mawar kemudian dilarikan ke RSUD Pelem, dan hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit tersebut. Selain Mawar, ikut juga dalam pesta miras itu Melati, teman Mawar. Namun Melati berhasil kabur sebelum pesta miras berubah menjadi pesta seks.
Menurut pengakuan Rio dan Oktavian, mereka menggarap Mawar setelah pesta miras. Mereka juga mengaku menghabiskan dua liter miras. “Saya juga ikut pesta seks itu. Saya ‘naik’ hanya sekali. Saya khilaf waktu itu,” aku Rio, yang mengaku hanya ikut-ikutan.
Adapun Oktaf mengaku hanya mencium. Sedangkan pemuda yang diduga menjadi otak pesta seks masih dalam pengejaran polisi.
Source
Labels: Hukum dan Kriminal, News

0 comments:
Post a Comment