Tuesday, September 23, 2008
Cinta Christine Levinson pada suamianya begitu besar. Demi mendapatkan kembali suami yang diculik di Iran tahun lalu, Levinson, terus berjuang tak mengenal lelah. Usaha terakhir ia lakukan dengan mendatangi markas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Senin (22/9). Di sana ia menanyakan tentang nasib suaminya, Bob Levinson, seorang mantan agen FBI, yang menjadi korban penculikan.
Levinson meminta bantuan dari Zalmay Khalilzad, dubes AS untuk PBB. Sayang, ia tidak mendapat jawaban memuaskan. "Saya kecewa," katanya. Levinson terbang ke New York dengan tiga dari tujuh anaknya. Ia berharap ada orang yang membantu untuk mencarikan sang suami. Ia pun ingin menemui Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang dijadwalkan berpidato di sidang PBB, Selasa (23/9) waktu setempat atau Rabu (24/9) waktu Indonesia. Namun, Ahmadinejad menolak untuk menemui wanita itu.
Levinson berhasil menemui Zalmay Khalilzad. "Dia akan melakukan apapun yang bisa dilakukan untuk membantuku," katanya kepada CNN. Levinson datang ke markas PBB bersama anak-anak mereka, yakni Susan (31), Sarah (28), dan Douglas (14).
Suaminya hilang pada 2007 ketika melakukan perjalanan bisnis ke kepulauan Kish, Iran. Bob Levinson adalah pensiunan agen FBI dari Coral Springs, Florida. Setelah berhenti, dia bekerja sebagai konsultan keamanan di perusahaan rokok. Namun, dalam satu setengah tahun ini tidak ada kabar tentang suaminya. Dugaan kuat ia diculik.
Berbagai hal dilakukan Ny Levinson untuk melacak keberadaan suaminya. Termasuk pergi ke Iran dan menggelar sayambera dengan iming-iming hadiah uang tunai 5.000 dolar AS (sekitar Rp 46 juta) bagi siapa saja yang memberikan informasi soal suaminya. Levinson juga membuat situs www.helpboblevinson.com berisi permohonan bantuan.
Toh, segalanya belum berhasil. Namun, Levinson tidak akan menyerah. "Saya yakin dia masih hidup. Setiap hari saya katakan pada anak-anak untuk membawanya pulang suatu saat nanti. Saya hanya ingin dia tahu aku terus mencarinya. Saya tidak akan berhenti mencarinya," tegas Levinson.
Source
Labels: News, Potret Kehidupan

0 comments:
Post a Comment