Tuesday, June 17, 2008
Banjarmasin: Tiga hari ini, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kesulitan mendapatkan premium. Meski sebagian besar stasiun pengisian bahar bakar umum (SPBU) tutup, ternyata hingga Selasa (17/6) pagi, warga tetap mengantri di tempat itu.
"Kami terpaksa harus menunggu, karena kami membutuhkan premium," kata Anang Jamhur, salah seorang warga yang mengantri.
Malam tadi, setiap SPBU mendapatkan pasokan satu tangki premium. Ternyata, pasokan tidak memadai. Hingga, tak lama berselang, SPBU kembali tutup dan tidak semua pembeli bisa mendapatkan premium. Namun, warga tetap menunggu di tempat itu.
Di tingkat pengecer, premium dijual antara Rp 17.000 hingga Rp 20.000 per liter. Namun, umumnya para pengecer pun tidak memiliki persedian premium.
Pihak pertamina yang didatangi wartawan enggan memberikan komentar. Sehingga, penyebab kelangkaan premiun di kota itu pun tidak jelas.
Source
Labels: Bisnis dan Ekonomi, News, Potret Kehidupan

0 comments:
Post a Comment