Referensi

Jasa Web Design

Wednesday, May 7, 2008

Taliban 'bunuhi banyak warga'

Jumlah penduduk sipil Afghanistan yang tewas akibat serangan Taliban tahun ini lebih banyak dibandingkan 12 tahun lalu, kata tentara pimpinan NATO dan organisasi-organisasi setempat.

Namun, klaim NATO bahwa jumlah warga sipil yang terbunuh oleh pasukan mereka berkurang dibantah.

Para pejabat senior dalam pasukan pimpinan NATO mengatakan 240 penduduk sipil terbunuh dalam serangan Taliban antara bulan Januari hingga pertengahan April tahun ini.

Ini adalah kenaikan enam kali lipat dari periode yang sama tahun 2007.

Tidak ada penghitungan

Para pejabat NATO mengatakan sebagian besar kematian tersebut disebabkan oleh serangan bom bunuh diri oleh Taliban yang ditujukan pada tentara internasional.

Mereka juga mengatakan jumlah penduduk sipil yang tewas di tangan pasukan NATO menurun drastis, turun dari 31 menjadi empat kasus tahun ini.

Namun angka ini dipermasalahkan oleh sejumlah organisasi setempat.

Satu kelompok yang memantau keamanan dan memberi masukan kepada badan-badan bantuan mengatakan setidaknya 60 warga sipil terbunuh oleh tentara internasional tahun ini.

Koalisi pimpinan Amerika Serikat, yang beroperasi di luar jangkauan NATO, mengatakan pihaknya tidak menghitung korban di pihak sipil.

Kematian penduduk sipil akibat tindakan pasukan internasional menyebabkan kemarahan di seluruh Afghanistan dan membuat banyak orang berbalik dan menentang masyarakat internasional serta pemerintah Afghanistan.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai sebelumnya mengatakan korban jiwa di pihak sipil tidak bisa diterima.

Dia juga dengan tegas mengecam operasi militer yang menewaskan atau melukai warga setempat.

Source



0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com