Referensi

Jasa Web Design

Tuesday, May 20, 2008

Yogyakarta (ANTARA News) - "Harian Jogja", surat kabar 24 halaman yang ditargetkan bertiras 30.000 eksemplar setiap hari, diluncurkan di Kepatihan, kompleks kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin malam.

Hadir dalam acara peluncuran tersebut Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dan Komisaris Utama PT Aksara Dinamika Jogja, penerbit harian Jogja, Sukamdani Sahid Gitosarjono serta sejumlah pejabat dan pimpinan media massa setempat.

Sultan mengatakan, perkembangan paling signifikan dalam dunia media massa saat ini adalah kecenderungan untuk tidak hanya menempatkan diri sebagai "defining agency" atau mendefinisikan setiap realitas sosial, tetapi juga sebagai "public forum".

"Public forum yang memberi akses terhadap berbagai segmen publik untuk mengetengahkan berbagai realitas sosial yang terjadi," katanya.

Dikatakannya, pers saat ini mulai menempatkan diri sebagai "public forum" di mana wacana publik memperoleh status sejajar dengan wacana elit yang sekaligus berfungsi sebagai kekuatan untuk mengontrol elit.

"Dalam kerangka pikir seperti itu terbitnya Harian Jogja diharapkan dapat mengisi `ceruk` berita dan liputan yang belum tergarap secara optimal," katanya.

Sultan minta agar porsi budaya diberi tempat yang memadai, begitu juga rubrik pendidikan dan pariwisata.

Sementara itu, Sukamdani Sahid Gitosarjono menyatakan optimistis surat kabar ini akan mampu menarik pembaca dan pasar iklan.(*)

Source



0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com