Referensi

Jasa Web Design

Monday, January 7, 2008

Jakarta:Mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Oentarto mengaku pernah menerima sumbangan bantuan dana sebesar Rp 50 juta dari Direktur PT Istana Sarana Raya Hengky Samuel Daud.

"Sumbangan saya terima untuk kemudian diberikan kepada orang-orang yang patut menerima di departemen dalam negeri," ujar Oentarto dihadapan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi Tipikor dalam pemeriksaan saksi kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran Kota Makassar tahun 2003-2004, Senin (7/1).

Dalam kesaksiannya, Oentarto menyatakan bahwa sumbangan yang diterima berupa dua buah travel cek sebesar Rp 50 juta masing-masing senilai Rp 25 juta.

Rp 25 juta diberikan Oentarto kepada stafnya yang bernama Sarifudin, yang kemudian digunakan untuk operasi jantung. Sedangkan Rp 25 juta lainnya diberikan kepada suami dokter yang bertugas di Depdagri untuk digunakan sebagai dana operasi jantung juga.

Oentarto tidak menjelaskan kapan menerima bantuan dari Hengky Samuel Daud tersebut. Oentarto menambahkan, alasan Hengky memberi bantuan saat itu untuk digunakan sebagai dana keperluan jaga-jaga.

"Barangkali bapak perlu, karena pejabat-pejabat Depdagri kalau ada acara besar seperti 17-an suka dimintai sumbangan, ini untuk keperluan jaga-jaga," ujar Oentarto menirukan ucapan Hengky saat itu.

Source

Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.

0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com