Monday, January 14, 2008
TEMPO Interaktif, Yerusalem: Presiden Amerika Serikat George Walker Bush telah meyakinkan Israel bahwa tidak akan ada perjanjian damai dengan Palestina selama Hamas masih menguasai Jalur Gaza. Jaminan ini disampaikan Bush saat ia bertemu Perdana Menteri Israel Ehud Olmert ketika memulai lawatannya di Timur Tengah, Rabu pekan lalu.
“Ia (Bush) mengulangi pernyataannya bahwa sebuah perjanjian antara kami dan Otoritas Palestina tidak akan diterapkan sebelum semua komitmen terkait keamanan Israel di Jalur Gaza serta Judea dan Samaria (Tepi Barat) dilaksanakan,” kata Olmert saat membuka rapat kabinet mingguan kemarin.
Menurut Olmert, semua itu berdasarkan peta jalan damai yang diajukan kuartet: Amerika, Rusia, Uni Eropa, dan PBB pada 2003. Proposal damai itu menuntut Israel menghentikan kegiatan pembangunan permukiman warga Yahudi di seluruh daerah jajahan dan mendesak Palestina menjamin keamanan negara Zionis itu.
Hamas telah mengontrol sepenuhnya Gaza sejak pertengahan Juni tahun lalu. Hampir tiap hari, para pejuang Hamas dan Jihad Islam menembakkan roket dan mortir ke wilayah selatan Israel. Militer negara Yahudi itu menyebutkan sudah lebih dari seribu roket ditembakkan ke wilayahnya.
Source
Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.
Labels: News, Sosial Politik

0 comments:
Post a Comment