Monday, January 7, 2008
Sebanyak 5.653 mahasiswa Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, tidak diperkenankan mengikuti ujian semester ganjil yang dimulai hari ini. Mereka tidak membayar SPP sehingga tidak mendapatkan nomor ujian.
Pembantu Rektor I Universitas Mulawarman, Maman Sutisna, mengatakan kebijakan ini diberlakukan sesuai buku pedoman pendidikan Universitas Mulawarman.
Menurutnya, universitas telah memberikan kelonggaran bagi mahasiswa untuk melunasi hingga Oktober 2007 dari batas akhir September 2007, tapi waktu itu tak juga digunakan oleh para mahasiswa. "Ya, harus ikut ujian semester ganjil tahun depan," terangnya.
Kepala Biro Urusan Akademik, Saleh Usman, mengatakan, selain tidak bisa mengikuti ujian semester, mereka yang tidak bisa melunasi SPP juga tidak bisa mengikuti kuliah pada semester genap yang dimulai pada Februari medatang.
M Luay Ali Syahbana, Mahasiswa FISIP semester 7, mengaku kecewa dengan aturan baru universitas ini. Ia sebagai mahasiswa merasa dipersulit untuk mengikuti ujian. "Ya saya memang tidak bayar SPP karena belum dapat kiriman. Orang tua belum kirim uang ujian Rp 660 ribu untuk semester ini," ujarnya.
Hal serupa terjadi pada pelaksanaan ujian semester genap sebelumnya. Saat itu tercatat 2.613 mahasiswa tak bisa mengikuti ujian. Universitas Mulawarman merupakan universitas negeri satu-satunya di Kalimantan Timur dengan 12 fakultas. Jumlah mahasiswa yang menuntut ilmu di universitas ini lebih dari 24.000 orang.
Source
Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.
Labels: Book and Education, Buku dan Pendidikan, News

0 comments:
Post a Comment