Sunday, December 30, 2007
Surabaya (ANTARA News) - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim mengimbau para pejabat, masyarakat dan tokoh masyarakat agar tidak merayakan pesta tahun baru sehubungan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di Jatim.
"Sikap ini sebagai wujud empati dan menghormati korban banjir, sehubungan penderitaan yang mereka alami," ujar Sekretaris PWM Jawa Timur, Nadjib Hamid MSi ketika dihubungi ANTARA News di Surabaya, Minggu.
Nadjib mengatakan pihaknya sudah mengirimkan SMS ke sejumlah pejabat termasuk ke Kepala Biro Mental Spiritual Setdaprov Jatim, Thoriq Affandie SH MM, yang biasanya menggelar acara tahun baru di Gedung Grahadi.
Sementara itu dalam menghadapi bencana, ujar dia, Muhammadiyah sendiri sudah melakukan koordinasi dengan mengirimkan tim ke sejumlah daerah yang terkena bencana seperti Ngawi, Madiun, Bojonegoro, Ponorogo dan Trenggalek.
"Kami sudah mengirimkan sembako, pengobatan dan membantu melakukan evakuasi dengan perahu. Kami menghimbau masyarakat agar bergotong royong membantu mereka," katanya.
Nadjib mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Muhammadiyah yang ada di Surabaya, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Lamongan dan Babat untuk memberikan bantuan pengobatan.
Seruan yang sama juga disampaikan Ketua Ikatan Santri Ka`bah (ISKA) Jatim, Yusuf Hidayat.
Yusuf mengharapkan kepada para pejabat, pihak swasta dan terutama anak-anak muda agar tidak merayakan pergantian tahun dengan hura-hura seperti yang terjadi selama ini, namun dengan acara yang lebih religius.
Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Setdaprov Jatim, Gunarto ketika dihubungi mengatakan, Pemprov Jatim tidak menyelenggarakan perayaan tahun baru seperti biasanya di Gedung Negara Grahadi.
"Pak Gubernur tidak menggelar acara tiup terompet, toast, makan-makan dan pemantauan keliling kota seperti tahun-tahun sebelumnya, beliau hanya menggelar sujud syukur dan dzikir bersama Muspida setelah pukul 19.00 WIB," katanya.
Pada kesempatan tersebut juga akan diserahkan pemberian bingkisan kepada panti asuhan.(*)
Source
Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.

0 comments:
Post a Comment