Tuesday, November 13, 2007
Manila: Kelompok sayap kiri Filipina kemarin mengajukan komplain pemakzulan terhadap Presiden Gloria Macapagal Arroyo. Mereka menuduh Arroyo atas korupsi masif, penyuapan dan pelanggaran hak asasi manusia. Namun komplain itu tampaknya mudah dipatahkan di Kongres.
"Berkas pemakzulan untuk memejahijaukan salah satu kepresidenan paling korup dan brutal dalam sejarah Filipina, "demikian dokumen 110 halaman itu. Arroyo sejauh ini bertahan atas 2 kali pemakzulan. Pemakzulan yang terakhir menuding Arroyo telah mencederai konstitusi, mengkhianati publik dan terlibat dalam korupsi lewat lima aksi kriminal.
Source
Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.
Labels: News, Sosial Politik
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment