Referensi

Jasa Web Design

Friday, November 23, 2007

Jakarta:Jepang mempertanyakan jaminan kepastian pasokan gas alam cair (LNG) dan batu bara dari Indonesia. Negara itu meminta komitmen pemerintah Indonesia memasok kebutuhan energinya.

Direktur Jenderal Listrik dan Gas Jepang Hidehiko Nishiyama menyatakan, perdagangan LNG berperan penting dalam kerja sama energi Indonesia-Jepang. "Pemerintah Jepang, berharap ada pemecahan masalah atas keamanan pasokan LNG di masa mendatang," ujarnya, Kamis (22/11).

Indonesia memutuskan mengurangi ekspor LNG ke Jepang pada kontrak tahun 2011-2020 dari 12 juta ton menjadi 2-3 juta ton per tahun. Alasannya, kebutuhan gas dalam negeri meningkat. Saat ini Indonesia merupakan eksportir LNG terbesar ke Jepang. Sedangkan untuk batu bara Indonesia merupakan eksportir kedua terbesar.

Nishiyama juga mempertanyakan kepastian pasokan batu bara berkaitan dengan mega proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 10.000 megawatt (MW). Dia mendengar Indonesia akan membatasi ekspor batu bara ke Jepang.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro menjelaskan bahwa Indonesia tetap melanjutkan ekspor LNG ke Jepang. Dia memberi alasan, pemerintah harus memprioritaskan kebutuhan gas domestik.

Purnomo menawarkan Jepang untuk berinvestasi di metane batu bara (Coal Bed Methan/CBM). "Potensinya sekitar 400 triliun kaki kubik," ujarnya. Dia menambahkan, Indonesia membatasi ekspor batu bara ke Jepang.

Source

Silahkan Beri Komentar Anda Mengenai Berita/Artikel Ini.

0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com