Referensi

Jasa Web Design

Thursday, August 25, 2011

Sebagaimana diberitakan oleh detik.com bahwa kementerian Luar Negeri (Kemlu) menilai ucapan pemberian selamat kepada Menlu Marty Natalegawa yang dilakukan negara sahabat seperti Amerika Serikat (AS) hal yang lumrah. Ucapan selamat itu, seperti yang disebut kawat Wikileaks, bukan berarti intervensi.

"Praktik memberikan ucapan selamat lazim dalam dunia diplomasi," kata juru bicara Kemlu Michael Tene saat memberikan tanggapan, Kamis (25/8/2011).

Michael menilai apabila suatu negara memiliki Menlu baru, tidak hanya AS, Indonesia pun akan memberikan ucapan selamat. Jadi ucapan selamat ini hal yang biasa.

"Sebagai sahabat menyampaikan selamat, baik tertulis maupun lisan adalah hal yang lazim," tuturnya.

Dalam dokumen Wikileaks disebutkan menteri SBY yang paling penting di mata AS rupanya adalah Menlu Marty Natalegawa.

Source

0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com