Referensi

Jasa Web Design

Showing posts with label Tourism. Show all posts
Showing posts with label Tourism. Show all posts

Friday, September 2, 2011

Pemerintah kota Bonn, bekas ibu kota Jerman Barat, akhirnya menemukan cara untuk menarik pajak pendapatan dari PSK jalanan. Temuan itu berupa sebuah meteran parkir yang mencetak tiket bagi para PSK jalanan. Harga sebuah tiket untuk operasi semalam adalah 6 euro (atau Rp 73.000).

Di Jerman, PSK membayar pajak pendapatan untuk setiap transaksi seks mereka, yang besarnya bervariasi di setiap wilayah. Namun, sejumlah pemerintah kota kesulitan untuk menegakkan aturan pajak itu terhadap para PSK yang beroperasi di jalanan.

Temuan tersebut dinilai sebagai sebuah terobosan. "Kami berharap bisa mendapatkan sekitar 200.000 euro (setara Rp 2,4 miliar) per tahun dari meteran itu," kata perwakilan pemerintah, Isabelle Klotz, kepada AFP.

Meteran tersebut diresmikan akhir pekan lalu di sebuah kawasan industri, dekat pusat kota, yang biasa digunakan para PSK untuk menjaring klien mereka. Para PSK harus membayar 6 euro per malam ketika mereka mau beroperasi, tidak peduli mereka mendapat pelanggan atau tidak.

Menurut Klotz, pada hari pertama penerapan meteran itu, Senin lalu, sebanyak 264 euro (Rp 3,2 juta) berhasil dikumpulkan. Di seluruh Bonn ada sekitar 200 PSK yang diyakini sesekali turun ke jalan-jalan kota itu, tetapi semalam rata-rata hanya 20 PSK yang berkeliaran.

Jika seorang PSK ketahuan tidak membeli tiket, yang berlaku dari pukul 20.00 hingga pukul 06.00, maka mereka untuk kali pertama akan diperingatkan dan kemudian didenda. "Inspektur akan memonitor. Tidak setiap malam, tetapi akan sering," kata Klotz.

Selebaran dalam bahasa Jerman dan bahasa lainnya telah diedarkan untuk menginformasikan aturan baru itu kepada para PSK.

Source

Monday, August 29, 2011

Saat berlibur, kita akan mengisi tas dengan peralatan penting seperti kamera, peta, hingga dompet yang berisi uang dan paspor. Terkadang, kita terlalu asyik menikmati pemandangan dan suasana hingga kewaspadaan berkurang terhadap tindak kriminal yang mengintai.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kriminal menghampiri kita. Penting pula untuk belajar dari kesalahan yang telah dibuat oleh orang lain. Simak poin-poin berikut ini, dimulai dari 4 kesalahan yang sering dilakukan saat bepergian hingga pengalaman penipuan yang terjadi pada orang lain.

1. Memperlihatkan Uang yang Dibawa

"Bayarlah belanjaan Anda dengan uang kecil yang sudah dipisah-pisahkan. Jika Anda membawa uang tunai, jangan biarkan orang melihat semua tumpukan uang dalam satu amplop yang Anda bawa," ujar Finch memperingatkan.

2. Menerima Tawaran Minuman dari Orang Asing

Cara termudah untuk membiarkan diri Anda dirampok adalah menerima minuman gratis dari orang asing. Mungkin Anda berusaha ramah menerimanya, namun untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, jangan terima minuman tersebut. Anda tidak pernah tahu apa campuran isi minuman tersebut.

3. Menggunakan Earphone

"Mendengarkan musik lewat earphone akan membuat Anda tidak mendengar langkah kaki atau kendaraan yang siap menjambret." Nikmati pemandangan tanpa mendengarkan musik dengan earphone akan meningkatkan kewaspadaan Anda, baik dari diri sendiri maupun peringatan dari orang lain.

4. Memakai Tas di Punggung

Menggunakan tas jenis backpack akan menunjukkan kalau Anda seorang turis. Tetap waspada dan lakukan tindakan pencegahan dengan meletakkan tas Anda di bagian depan tubuh, terutama saat berada dalam keramaian. Hal ini membuat pencopet berpikir dua kali untuk menghampiri Anda sebagai target operasinya.

Selain waspada, Anda juga belajar dari beberapa penipuan yang pernah dialami orang lain. Berikut beberapa kejadian yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

1. Orang Menanyakan Jalan

Seseorang menghampir Anda sambil menunjukkan peta yang besar. Mereka meletakkan peta itu di atas/dekat area tas Anda. Tangan kanannya digunakan untuk menunjuk isi peta, sedangkan tangan kirinya mungkin sedang 'beraksi' mengutil isi tas Anda.

2. Menumpahkan Saus

Seseorang yang tidak dikenal tiba-tiba menumpahkan saus dari makanannya ke diri Anda. Ia pun segera menawarkan diri untuk membersihkannya. Saat diri Anda menerima bantuan tersebut, bisa jadi teman-teman orang asing tersebut sedang beraksi merogoh isi tas dan dompet Anda.

3. Membungkus Belanjaan Anda

Anda belanja di area kaki lima yang tidak jelas, lalu penjualnya dengan sigap membungkus barang belanjaan Anda. Anda tidak sempat melihat apa yang sebenarnya ia bungkus untuk Anda. Saat kembali ke hotel dan membuka bungkusan, bisa jadi isinya hanya gumpalan koran. Ketika Anda kembali ke pasar, penjual tersebut sudah tidak ada.

4. Telepon Kaget

Saat sedang tidur, tiba-tiba telepon berdering jam 2 malam. Orang yang berbicara di telepon menggunakan bahasa asing dan mengaku dari pihak hotel. Ia meminta Anda untuk memverifikasi tagihan kartu kredit. Awas! Bisa jadi telpon tadi bukan dari pihak hotel, namun oknum yang tidak bertanggung jawab.

5. Teman Minum Baru

Saat bepergian, Anda mendapat teman-teman orang asing baru. Mereka terlihat begitu ramah dan bersahabat dengan Anda. Anda pun merasa senang saat diajak pergi ke bar atau restoran lokal untuk minum bersama. Tak lama kemudian, tanpa disadari sedikit demi sedikit jumlah mereka berkurang dan Anda ditinggal sendiri di bar tersebut dengan tagihan minuman yang selangit.

6. Berpura-pura Jatuhkan Dompet/Meninggalkan Barang

Penjahat yang satu ini menggunakan pendekatan secara halus. Ia akan sengaja menjatuhkan dompetnya sendiri atau meninggalkan barang bawaannya di dekat Anda. Andapun langsung menghampirinya untuk mengembalikan dompet tersebut dan diajak berbincang sejenak. Saat Anda beranjak dari tempat duduk, bisa jadi teman-teman dari orang tersebut sedang melancarkan aksi mengambil tas Anda.

Source

Tuesday, July 26, 2011

Di China ada pepatah, jika ingin makmur, bangunlah jalan terlebih dahulu. Benar, China tidak putus-putusnya membangun infrastruktur seperti jalan bebas hambatan dan rel kereta api.

Pemerintah China sudah memastikan akhir bulan ini, China akan merayakan pencapaian barunya. Predikat terbesar, tercepat, dan ”ter” lainnya di China akan bertambah. Sekarang ini, kereta tercepat di muka bumi berada di China. Tidak hanya itu, jalur kereta cepat terpanjang juga ada di China.

Peresmian ini akan bertepatan dengan ulang tahun ke-90 Partai Komunis China.

Kereta dengan kecepatan maksimal 350 kilometer per jam itu akan melayani jalur Beijing-Shanghai sepanjang 1.318 kilometer atau hampir sama dengan jarak dari Jakarta ke Yogyakarta pergi-pulang.

Dengan kereta tercepat itu, Beijing-Shanghai akan ditempuh dalam lima jam, lebih cepat dari 11 jam dengan layanan kereta yang berlaku sekarang.

Source

Thursday, January 13, 2011

Akibat penutupan tiba-tiba penerbangan Mandala Airlines, para pengusaha travel menjadi sasaran calon penumpang Mandala. Mereka dikejar-kejar untuk mengembalikan uang (refund) atas tiket mereka yang hangus.

Santoso, salah seorang pengusaha travel dari Kutai Kertanegara, hari ini mendatangi loket Mandala di Bandara Soekarno-Hatta. Dia mengatakan bingung harus mengajukan refund ke mana sebab belum ada informasi yang jelas dari manajemen Mandala.

"Kita tidak diberitahu kalau ada kejadian seperti ini oleh Mandala. Sementara yang namanya travel kan kita yang paling dikejar-kejar konsumen. Kita dibingungkan mau refund ke mana. Karena di sms cuma ada, silakan mengganti perjalananan anda dengan maskapai perjalanana lain. Dan itu kita baru dapatkan tadi malam," tutur Santoso di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Source

Monday, June 7, 2010

Sebanyak 2.500 peserta siap memeriahkan pelaksanaan Pekan Raya Jakarta yang akan digelar mulai tanggal 10 Juni hingga 11 Juli . Jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan peserta tahun 2009 lalu yang "hanya" sebanyak 700 peserta, sehingga tak heran jika penyelenggara pun terpaksa memperluas area penyelenggaraan.

Tiket masuk PRJ tidak dinaikkan dari tahun lalu atau sebesar Rp15 ribu pada Senin-Kamis dan Rp20 ribu pada Jumat-Minggu

"Luas area tahun ini 15-20 persen lebih besar dari tahun lalu. Area bertambah sekitar 100 ribu meter persegi, didalam dan diluar hall," kata Direktur Pemasaran PT Jakarta International Expo (JIEXPO) Ralph Scheunemann di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin.

Source

Tuesday, February 2, 2010

Beaches too are favorite destination to many people, whether for holidays or for business, more and more people these days are love to choose beaches for their holidays and choose accommodation near beach, particularly beach front or ocean front. On beach everyone can have fun on white-sand beaches embraced by perfect crystal-clear oceans. Beach has always promises memorable fun! When it comes to ocean front accommodation, Grande Shores Ocean Resort is one splendid Resort in Myrtle Beach where ocean meet beach is your whole view!

This resort provides not only affordable hotel rooms but also luxurious condominiums. So, there is a room for everyone, for every type of budget, from comforting standard to highly classy living style! Visitors can choose one, two or three bedrooms condominiums within the extra large sized condominium, ready to welcome the whole family or group, same convenience with the hotel room, as for every room there is a private balcony with a view to the Atlantic Ocean. This marvelous Oceanfront Myrtle Beach Hotel is just one ideal access to enthuse the whole family who thirst to feel the warm and comfort of the sun on white sandy beach.

Myrtle Beach Resort
presents its one and only Grande Shores. Not only stunning view, each member of the family can find every fun a beach resort will offer. For those who love to swim, there are indoor and outdoor swimming pools. The surrounding area provides live tribute show, golf courses and even sailing charters. Great food and rock & roll music are located just minutes from the resort, from culinary to the best entertainment is available. Vacationers can dream just about anything that ones could possibly imagine and you will find them all here at this oceanfront resort. Interested? Make your reservation today by visiting grandeshores.com!

Thursday, December 17, 2009

Pembangunan jembatan laut terpanjang di dunia, yakni sepanjang 50 kilometer, menghubungkan Hongkong, China, dan Makau, dimulai pada Selasa (15/12/2009). Jembatan diperkirakan dirampungkan pada tahun 2015/2016 dan menghabiskan biaya sekitar 10,7 miliar dollar AS.

Jembatan itu dibangun untuk meningkatkan integrasi dan pertumbuhan Delta Sungai Mutiara (PRD). Kawasan PRD dijuluki sebagai lokomotif ekonomi China. Pembangunan jembatan diharapkan menghidupkan lagi aktivitas di kawasan PRD yang lesu akibat krisis ekonomi global itu.

Pusat manufaktur PRD ini juga menguasai hampir sepertiga dari total ekspor China. Sekalipun demikian, setelah dilanda krisis keuangan dan ekonomi global, banyak perusahaan di lingkungan PRD tertekan dan bahkan ada pula yang gulung tikar.

Belakangan ini muncul desakan untuk meningkatkan lagi kapasitas PRD sebagai pusat perdagangan, jasa, dan ekspor. Jembatan diharapkan membawa keuntungan ekonomi substansial bagi wilayah Guangdong dan kawasan lain masing-masing di China, Hongkong, dan Makau.

Chief Executive Hongkong Donald Tsang pada saat peluncuran proyek menjelaskan, pembangunan jembatan akan rampung pada 2015/2016. Panjang jembatan 50 kilometer, sekitar 23 kilometer di antaranya melintasi laut. Diharapkan, jembatan ini membawa keuntungan ekonomi yang mampu menghela kawasan tertinggal di Guangdong barat.

Source

Thursday, September 10, 2009

Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menentukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan Komodo ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Langkah antisipasi yang sudah dilakukan adalah menjadikan Labuan Bajo di ujung barat Pulau Flores sebagai pintu gerbang masuknya pariwisata di NTT, kata Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya NTT, Ans Takalapeta, di Kupang, Rabu.

Selain itu, saat ini sedang dibangun pelabuhan laut di Labuan Bajo dan Pulau Komodo serta melakukan pembenahan terhadap bandara udara Labuan Bajo untuk mendukung lalulintas udara dari dan ke daerah itu, kata Takalapeta.

"Sebelumnya hanya satu sampai dua kali penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo setiap hari, sekarang meningkat menjadi empat kali sehari," katanya.

Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam mendukung sektor pariwisata di daerah itu.

"Kita terus membenahi infrastruktur yang ada di Pulau Flores, khususnya di Labuan Bajo untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke NTT melalui Labuan Bajo," katanya.

Source

Friday, August 21, 2009

Selama ini warga Jakarta masih memilih Puncak sebagai tempat berlibur. Padahal, tidak jauh dari Puncak, kawasan Sukabumi yang terletak di kaki Gunung Gede-Pangrango bisa menjadi alternatif tempat berlibur yang menyenangkan.

Tempat wisata itu antara lain Danau Lido, Situ Gunung, Selabintana, dan Pondok Halimun. Keempatnya memberikan keindahan pemandangan kaki gunung yang hijau, liar, dan belum tersentuh dengan desain-desain bangunan yang modern. Sungguh berbeda dengan kawasan Puncak yang sudah seperti kota modern di atas gunung.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di lokasi ini, seperti menjelajah danau, tracking ke hutan, sungai, dan air terjun, dan juga terbang dengan pesawat ultralight.

Danau Lido adalah danau alam yang terletak dekat perbatasan antara Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat. Danau ini bisa menjadi persinggahan yang menyenangkan dalam perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi. Namun, jika ingin melewatkan hari libur di sini pun bisa. Selain restoran apung tepat di sisi kiri jalan dari arah Jakarta, ada juga kawasan Lido Lakes Resort yang telah ada sejak 1935.

Jika ingin menikmati suasana pegunungan yang lebih kental, lanjutkan saja perjalanan ke Taman Wisata Alam Situ Gunung, bagian dari Taman Nasional Gede-Pangrango di Sukabumi. Letaknya sekitar 123 kilometer dari Jakarta, tepat sebelum Pos Polisi Sektor Cisaat, pelancong harus berbelok ke timur menuju kaki Gunung Gede-Pangrango. Jarak tempuh dari Cisaat ke Situ Gunung kira-kira 7 kilometer.

Sambil berjalan menikmati keindahan alam pegunungan ini, pelancong bisa melihat dari dekat flora yang tumbuh di Situ Gunung, di antaranya puspa (Schima walichi), rasamala (Altingia exelsa), damar (Agathis loranthifolia), saninten (Castania argantea), gelam (Eugenia fastigiata), lemo (Litsea cubeba), dan harendong cai (Medinela speciosa). Jika beruntung, pelancong bisa melihat babi hutan, kijang, macan tutul, kera, surili, jaralang, trenggiling, ayam hutan, dan tekukur.

Tempat lain yang tak kalah menawan adalah Pondok Halimun, yang berjarak sekitar 5 kilometer arah barat laut Selabintana. Setelah melewati perkebunan teh yang menghijau di daerah Perbawati, wisatawan akan mendapatkan keteduhan di Pondok Halimun.

Di tempat wisata yang berada tak jauh dari gerbang masuk Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango ini, wisatawan akan mendapatkan tempat beristirahat yang amat teduh dan sepi. Ditemani aliran hulu Sungai Cipelang yang jernih, wisatawan bisa mendapatkan kesegaran.

Source

Monday, August 17, 2009

Lomba panjat pinang yang kerap kali dilakukan dalam perayaan HUT RI rupanya juga menarik minat wisatawan asing. Sekumpulan bule asal Eropa, Senin (17/8), mengikuti lomba tradisional khas Indonesia yang diadakan oleh Taman Impian Jaya Ancol.

Tidak seperti lazimnya peserta lomba panjat pinang lainnya, badan mereka tidak tampak kotor oleh cairan oli yang biasa dibalurkan di batang pinang. Apa pasal? ternyata pihak panitia memberikan keringanan bagi bule-bule tersebut dengan tidak membalurkan oli di batang pinang yang mereka panjat.

Soalnya, meski sudah diberi "keringanan" seperti itu pun, toh mereka tak mudah memanjatnya. Setidaknya, butuh waktu satu jam lebih bagi mereka untuk menaklukan batang pinang kering itu. "Ini permainan yang sangat sulit dan menantang," kata Pascall, salah satu pria bule asal Swiss seusai memanjat.

Meski bukan yang terakhir, mereka baru berhasil mencapai puncak pinang setelah beberapa peserta lokal bisa mencapainya lebih dulu. Ketika berhasil mencapai puncaknya, mereka pun masih kebingungan untuk menurunkan berbagai hadiah yang disediakan panitia. Alhasil, sebuah hadiah berupa sepeda pun akhirnya rusak karena dipaksa diturunkan dengan dijatuhkan.

Source

Thursday, July 2, 2009

Jakarta - Dalam upaya memenuhi kesepakatan pembangunan Trans Asia Highways, Departemen Pekerjaan Umum menjanjikan diselesaikannya pembangunan jalan lintas pantai utara Pulau Jawa dari Jakarta hingga Surabaya selebar empat lajur tahun 2014. Kini, jalan selebar empat lajur telah terbangun dari Jakarta-Cirebon-Semarang-Demak.

”Bila untuk pantura lajur dijadikan empat, untuk lintas timur Sumatera akan diperkuat kapasitas jalan. Nantinya, seluruh jalan di lintas timur Sumatera lebarnya minimal 7 meter dan muatan sumbu terbesar minimal 10 ton,” kata Djoko.

Ditegaskan Menteri PU, perencanaan jalan khususnya di Sumatera disinkronkan dengan rencana jaringan Jalan Trans Asia. Pembuatan rencana induk jaringan jalan arteri Sumatera memang dibiayai melalui dana hibah KOICA sebesar 3 juta dollar AS atau setara Rp 33 miliar. Rencana induk ini diperkirakan selesai Juli 2010.

Source

Saturday, December 6, 2008

Tourism officials say more than 1,000 hotel rooms are still available in the Washington region for those wanting to attend President-elect Barack Obama's inauguration.

The city's tourism bureau, Destination DC, announced Friday that it has located more than 1,400 rooms within 30 miles of Washington. Destination DC says there are hundreds of additional rooms within 200 miles of the city.

It says room rates vary from $100 to more than $1,000 per night. Minimum stay restrictions may apply.

Destination DC says it has been in contact with the region's hotels and tourism offices. Those seeking the latest information on availability can call 1-800-422-8644.

Source



Wednesday, November 12, 2008

Egypt's chief archaeologist has announced the discovery of a 4,300-year-old pyramid in Saqqara, the sprawling necropolis and burial site of the rulers of ancient Memphis.

The pyramid is said to belong to Queen Sesheshet, the mother of King Teti who was the founder of the 6th Dynasty of Egypt's Old Kingdom.

Egypt's antiquities chief Zahi Hawass made the announcement Tuesday at the site in Saqqara, about 12 miles south of Cairo.

Hawass' team has been excavating the site for two years. He says the discovery was only made two months ago when it became clear that the 16-foot-tall structure uncovered from the sand was a pyramid.

Hawass says the new pyramid is the 118th discovered so far in Egypt.


Source



Wednesday, October 29, 2008

At over $30 million (19.4 million pounds) a ticket it is not cheap, but rich adventurers will still pay for a dream trip into orbit despite a global financial crisis, U.S. space tourist Richard Garriott said.

Three days after returning to Earth from a trip to the International Space Station, Garriott told a news briefing at Russia's Star City space centre that his journey had fulfilled a 30-year-old dream to fly into space.

"The launch of Soyuz TMA-13 was like a beautiful ballet. Strong, confident but also elegant," the goateed 47-year-old said with a smile of the Soviet-era space rocket.

"I'm thrilled that after 30 years of work I have made it."

Garriott, a video game businessman, paid more than $30 million for his 12-day trip to the International Space Station.

He is the son of a former U.S. astronaut and a board member in the company Space Adventures which sends space tourists into orbit.

And although world leaders and home owners have been worrying about what some observers call the biggest global economic crisis since the 1930s, Garriott said the space obsessed rich will still find the cash to fly into orbit.

"It's possible that the client list will change as happens in situations like this," he said.

"However the number of people who are still interested in, and capable of, flying into space is still lengthy and we believe we have plenty of opportunities in the next few years."

Garriott, Space Adventure's sixth space tourist, blasted off from Kazakhstan and landed back in the Kazakh Steppe on Saturday with two Russian cosmonauts, Sergei Volkov and Oleg Kononenko.

Garriott said he was already working out plans for his next space adventure.

"Now that I've experienced an orbit, I believe I could put together a flight programme which is even more useful and I believe I could put together a set of work to be carried out in orbit which would be even more valuable," he said.



Source



Tuesday, July 29, 2008

Richard Branson's new brainchild, Virgin Galactic, will blast regular tourists into suborbital space. Despite the steep $200,000 price tag for the two-and-a-half hour flight, 65,000 prospective passengers from more than 125 countries have already registered.

The six-seat commercial spacecraft will take off from an airfield in California until 2012, and then shift its base of operations to the world's first custom-designed private spaceport, Spaceport America, in Sierra County, N.M. If you take the trip, be sure to bring your camera.

You'll be able to see 1,000 miles in any direction when you get to the cruising altitude of more than 360,000 feet — that's about 55 miles higher than today's commercial flights.

Virgin Galactic's mission is to fly passengers who are not professional astronauts to an altitude slightly over 100 kilometers (62 mi) and allow them to experience weightlessness for up to 6 minutes. Although seats on the first flights have been sold at a premium (starting at US$200,000 for the first 100, after the first 500 passengers, seats will be booked with a deposit of only US $20,000. According to Virgin Galactic president Will Whitehorn, the company had sold nearly 200 seats as of November 2007.The first passenger flight is planned for 2009.

Virgin Galactic is aiming to be the first space tourism company specializing in the provision of sub-orbital flights to the public. While orbital flights can be made by budding space tourists through the Russian Space Agency, there are presently no operational craft capable of sub-orbital flight aside from SpaceShipOne. However, EADS is currently working on a competing sub-orbital craft. Given that SpaceShipOne was designed for a very specific task, Virgin Galactic has commissioned Burt Rutan to design a newer, bigger and better version of his suborbital craft, called SpaceShipTwo. It is this eight seater craft, seating 2 pilots and 6 passengers, which will be used by Virgin Galactic passengers.

Source

Sunday, July 27, 2008

Friday, August 1 is a red-letter day for eclipse enthusiasts. On that date, the sun will be partially eclipsed over an immense area that includes western and central Asia, parts of northern and central Europe, all of Greenland and even a small slice of northeastern North America.

A total solar eclipse — the first in nearly two and a half years — will be visible along a narrow track that will start over the Northwest Passage of Canada, gives a glancing blow to northern Greenland, then shifts southeast through Siberia and western Mongolia and before ending near the famed Silk Route of China.

The path of totality for this upcoming eclipse is never more than 157 miles (252 km) wide.

Where it's visible

The total eclipse begins at sunrise over Northern Canada's Queen Maud Gulf, where the moon's umbra will first touch down on the Earth, resulting in Canada's hosting its first total solar eclipse since February 26, 1979.

As the sun comes into view over the north-northeast horizon its disk will become completely blocked by the moon. This is in the area of the famous Northwest Passage, a sea route connecting the Atlantic and Pacific Oceans through the Arctic archipelago of Canada. The various islands of the archipelago are separated from one another and the Canadian mainland by a series of Arctic waterways collectively known as the Northwestern Passages. Politically, this region belongs to Nunavut, the largest and newest of the territories of Canada; it was separated officially from the vast Northwest Territories on April 1, 1999.

Although the umbral shadow narrowly misses the towns of Cambridge Bay on Victoria Island, and Resolute on Cornwallis Island, its northern edge just clips the northernmost permanently inhabited place in the world: Canada's remote outpost of Alert, which lies just 508 miles (817 km) from the North Pole and has a population of just 5. Here, totality will last 43 seconds.

Crossing the open Arctic, the southern half of the totality path slides across the many fjords of northermost Greenland, coming to within 450 miles (720 km) of the North Pole at 9:38 UT over the Arctic Ocean before turning southeast. Totality sweeps over the Norwegian island group of Svalbard, while the northern edge of the umbra's path just grazes Russia's Franz Josef Land island group, then cuts across the crescent-shaped island of Novaya Zemlya on its way to central Asia. The umbra first touches the Russian coast on the Yamal Peninsula. Not far inland, greatest eclipse, producing 2 minutes 27 seconds of totality, is attained near the town of Nadym (pop. ~46,000), just inland from the boot-shaped Gulf of Obskaja.

Spending part of your summer in Siberia may sound a bit more appealing upon hearing that the central path passes almost directly over the city of Novosibirsk, Russia's third most populous city (pop. ~1.4 million) where totality begins at 10:44 UT and will last 2 minutes 18 seconds. The center of the path will then follow the Mongolia-China border for several hundred kilometers, with Olgij, Mongolia getting 1 min 36s of totality. Totality finally whisks into north-central China, crossing the west end of the Great Wall before leaving the Earth at a point northeast of the major city of Xi'an (pop. 3.9 million).

The northern half of Maine as well as the Canadian Maritime Provinces will experience a partial eclipse at sunrise.

Source

Sunday, July 13, 2008

NHA TRANG, Vietnam - Locked away in a Vietnamese luxury resort on Sunday, the eve of the Miss Universe pageant, are 80 of the world's most beautiful women, anxiously wondering who is the best of them all.

For a gruelling month, they have strutted their stuff in swimsuits, high heels and evening gowns, national costumes and Vietnamese au dai suits, trying to catch the eyes and win the hearts of jury panelists.

They have braved the tropical summer heat, a hectic travel schedule and endless rehearsals, local crowds and paparazzi, and even a bat that drew wide circles through the spotlight of one of the many preliminary events.

But the moment of truth -- when 79 dreams are crushed and one comes true -- was fast approaching in this 57th edition of a winner-takes-all contest that, organisers say, will be watched by a billion people in 170 countries.

The "Final Night" show starts at 8am Monday here to coincide with the prime-time Sunday evening TV slot in the United States, home of the extravaganza that is co-owned by millionaire-celebrity Donald Trump.

Speculation on the front-runner has run hot in the palm-fringed resort town of Nha Trang, fuelled by pageant-bloggers and scraps of gossip that have trickled out of the resort where the women are sequestered away.

Many favoured Miss Venezuela, 22-year-old Dayana Mendoza (height: 178cm/ 5 foot 10), whose country is admired here as a 'pageant powerhouse' that has long drilled contestants with makeovers, English classes and runway-practice.

Vietnam lobbied hard last year to become the first communist nation to host a Miss Universe contest. Seemingly on a roll, it was also chosen last week as the location for the rival Miss World pageant in 2010.

Its leaders, eager to shine the global spotlight on Vietnam and boost tourism, have even turned a blind eye to the bikini section that, strictly speaking, breaches prudish laws banning risque exposure.

Source



Friday, July 11, 2008

BEIJING (Reuters) - Beijing has asked hotels and restaurants in the city to take dog meat off the menu for the duration of next month's Olympics and September's Paralympics.

Dog is eaten not only by the large Korean community in China's capital but is also popular in Yunnan and Guizhou restaurants.

A directive from the Beijing Food Safety Office issued last month ordered Olympic contractor hotels not to provide any dishes made with dog meat and said any canine material used in traditional medicated diets must be clearly labeled.

Concerned that canine dishes might offend animal rights groups and Western visitors, Beijing said restaurants expected to be popular among foreign visitors must stop serving dog meat "to respect the dining customs of different countries."

The directive "advocated" that all restaurants serving dog suspend it during the Olympics but made no mention of the many popular establishments with donkey on the menu.

Criticism from Westerners caused the dog meat-loving South Koreans to ban canine dishes for a period of time during the 1988 Seoul Olympics.

Source

Wednesday, July 9, 2008

Nusa Dua (ANTARA News) - Indonesia is now safe for foreign visitors, US ambassador to Indonesia Cameron Hume said here on Wednesday.

"We believe the threat of terrorism in Indonesia has in the past few years been reduced and the country is now safe," the US envoy said.

He said the improved security condition in Indonesia had been reported to the American people, and the US government itself had lifted its travel warning on Indonesia.

"But the arrest of several terror suspects in Palembang, South Sumatra, recently proves the threat of terrorism still exists in Indonesia," he said.

Hume said the police`s ability in breaking up the terror network in Palembang had earned the Indonesian police a positive assessment.


Source



Denpasar:“We are meeting today with the National Tourism Office chief to discuss this matter,” said Bali Tourism Board chairman, Ngurah Wijaya, yesterday.

According to PAP Chief Executive Officer, I Erdi Nuke, the reason cited by the two airlines is not just the airport fee. It is also the low number of passengers flying Intercontinental, which does not cover the flight costs. Meanwhile, Qantas is merely transferring their flights to a Qantas-owned airline, Jetstar.

Source



 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com