Referensi

Jasa Web Design

Monday, July 18, 2011

Mitos Seputar Perselingkuhan

Jika merasa sakit atau ada sesuatu yang salah pada tubuh Anda, sebaiknya tuliskanlah keluhan-keluhan tersebut dalam kata-kata positif pada diary atau blog pribadi Anda. Studi membuktikan menulis punya kekuatan untuk penyembuhan dan meringankan penyakit.

Inilah yang dilakukan survivor kanker yang juga seorang penulis, Amanda Enayati. Saat didiagnosis kanker, hal pertama yang ia lakukan adalah menelepon suami dan keluarganya, karena ia merasa tak bisa menanggung kesedihan sendiri.

Kemudian hal kedua yang dilakukannya adalah menulis di blog dengan tulisan yang diberi judul 'The Second Half of My Life'.

Berikut adalah kata-kata yang Amanda tulis dalam beberapa menit pertama:

Perselingkuhan bisa terjadi pada setiap pasangan yang menjalin hubungan asmara. Bisakah perselingkuhan dicegah? Apakah benar pria yang lebih rentan berselingkuh?

Ingin mengetahui kebenarannya? Simak beberapa mitos tentang perselingkuhan berikut ini, seperti yang dikutip dari Intimate Medicine.

1. Orang yang Selingkuh Tidak Bahagia dengan Hubungan Asmaranya
Perselingkuhan memang sering terjadi pada pasangan yang tidak bahagia. Tapi bukan berarti hubungan cinta yang harmonis juga aman dari selingkuh.

Sebuah penelitian menunjukkan, 56% pria yang berselingkuh memiliki rumah tangga bahagia, atau tidak bermasalah dengan kehidupan asmaranya. Dikutip dari Sofeminine, salah satu alasan paling populer kenapa pria berselingkuh adalah karena tertarik dengan wanita yang lebih cantik secara fisik dibandingkan kekasih atau istrinya.

2. Lebih Banyak Pria yang Berselingkuh
Banyak anggapan jumlah pria yang berselingkuh biasanya lebih banyak daripada wanita. Tapi tampaknya mitos itu tidak sepenuhnya benar. Coffee & Company, biro jodoh di Inggris melakukan survei dan menemukan bahwa kini jumlah wanita berselingkuh semakin bertambah. Hampir 20 persen wanita dari 3.000 responden mengaku pernah selingkuh.

Sebagian besar mengaku karena mereka ingin sesuatu yang baru dan berbeda. Beberapa lagi memilih selingkuh sebagai bentuk balas dendam --karena pernah diselingkuhi-- atau karena dia merasa tidak diperhatikan kekasihnya.

3. Orang Berselingkuh Karena Sudah Tidak Mencintai Pasangannya
Selingkuh, tidak selalu karena seseorang sudah tidak mencintai kekasihnya. Ingin mencari tantangan, bosan dengan rutinitas, kesepian atau meningkatkan ego juga bisa menjadi penyebab orang berselingkuh.

4. Perselingkuhan Bisa Dicegah
Segala cara mungkin bisa dilakukan untuk mencegah perselingkuhan. Dengan menjadi kekasih yang selalu menyediakan waktu untuk pasangannya, memberi perhatian lebih atau bersikap romantis, tetap tidak bisa mencegah perselingkuhan terjadi. Masih ada kemungkinan seseorang untuk berselingkuh, karena masalah hati adalah sesuatu yang sulit diprediksi.

Source

0 comments:

 

Power by Grandparagon @ 2007 - 2008 Beritadotcom.blogspot.com